Tell Friend  ·  Chat Room  ·  Bookmark Us  ·  Contact Us  ·  Site Map  ·  Free Email
advanced search
IDXC.ORG - Indonesian DX Club Website IDXC Free Email Service
Free Email Service
 @idxc.org
New user ? Sign up !
Radio Directory  ·  Indonesian DX Club  ·  Amateur Radio  ·  Citizen Band  ·  IBSI DX News  ·  Jembatan DX
CB Radio Directory  ·  Callsign Prefix  ·  Dirgantara  ·  DX Diploma  ·  IDXC Top 50  ·  QSL Gallery  ·  ITU  ·  HFCC
IDXC Shop  ·  Free Translation  ·  Regulation  ·  Download  ·  Web Awards  ·  Radio TV Links  ·  WAP Site


Dirgantara
Bulletin

Dirgantara Online
Vol 9 No 6 Nov-Des 1999
Home
Dirgantara Online
  Indeks
Sapa Redaksi
Profil Stasiun
Laporan Berita
DirgaNet
Aktif
Amateur Radio
Asal Tau Aja...
Review Top 50
Redaksi

Volume 9
  DirgaNet
Buku Tamu Homepage IDXC

Nama : Rogildo Fontenelle Aragao
E-mail : raragao@...
Kegiatan : Pendengar radio gelombang pendek
Klub : DX Clube Paulista, Brazil
Alamat : Casilla 2250, Cochabamba
Negara : Bolivia
Mengetahui Homepage IDXC dari : Search engine
Pesan : Felicitaciones, QRV, 73. Mr. Rogildo Aragao

Perkembangan Homepage IDXC
Fasilitas Baru, Search Engine Lokal

Pada buletin Dirgantara edisi lalu, pengasuh telah mengulas sedikit perihal pentingnya search engine untuk menemukan suatu situs Web, sekaligus informasi pada search engine mana saja Homepage IDXC telah terdaftar. Namun, bagaimana bila seorang pengunjung ingin memperoleh informasi tentang masalah tertentu secara cepat, misalkan karena tidak mempunyai banyak waktu untuk online di jaringan Internet ?

Tentunya diperlukan search engine khusus (bersifat lokal), yang mampu mengeksplorasi isi dari situs Web IDXC, sehingga para pengunjung dapat mengetahui pada halaman Web mana saja informasi yang dibutuhkannya tersebut berada. Untuk membantu para pengunjung memperoleh informasi secara cepat, maka sejak awal Agustus lalu, pengurus telah menambah fasilitas search engine lokal untuk mengeksplorasi isi situs Web IDXC.

Fasilitas search engine lokal tersebut berada pada halaman awal situs Web IDXC, pada alamat singkatnya di : http://come.to/idxc, tepatnya di bagian bawah halaman utama tersebut. Dengan search engine lokal ini, Anda bisa mencari informasi mengenai hal tertentu, cukup dengan mengetikkan kata cariannya pada kolom isian yang telah ada. Untuk selanjutnya, akan diberi informasi pada halaman Web mana saja informasi tersebut berada.

Meskipun dari segi keakuratan hasil pencariannya tak terlalu memuaskan, karena kemampuannya yang memang terbatas. Search engine lokal ini hanya dirancang untuk memberi tahukan pada halaman Web mana kata carian yang diketikkan berada. Meski fasilitas ini memiliki keterbatasan, namun diharapkan dapat membantu para pengunjung yang butuh informasi secara cepat. Silakan Anda coba fasilitas ini jika melakukan kunjungan ke situs Web IDXC !!

IDXC Terdaftar pada Situs Web DX Mancanegara

Apabila pada edisi Dirgantara yang lalu, pengurus telah menginformasikan beberapa search engine yang memiliki link ke Homepage IDXC, maka pada rubrik Dirganet kali ini akan pengurus informasikan klub-klub DX manca negara yang memiliki link ke situs Web IDXC.

Keberadaan link ke Homepage IDXC pada beberapa klub manca negara tersebut tentunya menjadi salah satu sarana promosi memperkenalkan homepage klub DX kita ini, dan tentunya juga promosi akan keberadaan Indonesian DX Club sendiri, yang pada bulan Februari mendatang akan merayakan ulang tahunnya yang ke-9.

Selain terdapat pada homepage beberapa klub DX mancanegara, link ke Homepage IDXC juga terdaftar di sejumlah situs Web DX, yaitu situs Web yang khusus memuat informasi keradioan dan DX. Situs-situs Web manca negara yang memiliki link ke Homepage IDXC antara lain :

01. DX Antwerp : http://www.dxa.be
02. International Listening Guide : http://www.ilg.de
03. Cumbre DX : http://www.cumbredx.org
04. Radio Nederland : http://www.rnw.nl
05. Ontario DX Association : http://odxa.on.ca
06. Nordic Short Wave Center : http://www.nordicdx.com
07. World Wide DX Club : http://www.wwdxc.de
08. International Short Wave League : http://www.iswl.org.uk
09. Australian Radio DX Club : http://www.aaa.com.au/dx
10. Klaus Dieter Scholz DX Homepage : http://www.dxing.de/links.htm
11. South Pacific DX Resource : http://www.radiodx.com/spdxr
12. 1000 Lakes DX :
      http://www.geocities.com/Colosseum/Park/3232/dxlinks.htm
13. Bob Colyard's DX News and Tips Pages :
      http:// www.cybercomm.net/~slapshot/dxnews.html
14. Transmitter Documentation Project :
      http://www.transmitter.be/dxclubs.html
15. Keele University Internet Resource Guide :
      http://www.keele.ac.uk/depts/por/hambase_homepages.htm

Pemuatan Gambar QSL Khusus

Sejak awal situs Web IDXC dibuat, sebenarnya sudah ada keinginan dari pengurus untuk menempatkan gambar-gambar QSL khusus, baik karena keunikan gambar gambarnya maupun karena khusus dikeluarkan untuk memperingati event-event tertentu - seperti peringatan hari ulang tahun stasiun radio maupun pembukaan stasiun relai baru, biasanya berupa QSL khusus untuk siaran uji coba.

Namun karena ada kendala teknis, utamanya kendala waktu yang belum memungkinkan, maka untuk sekian bulan, rencana tersebut hanya tinggal rencana. Namun alhamdulillah, sejak awal bulan Oktober tahun 1999 lalu, Anda telah dapat menyaksikan beberapa gambar QSL khusus yang telah pengurus scan. Beberapa kartu verifikasi khusus yang telah tercatat dan tersimpan gambarnya di situs Web IDXC antara lain :

1. QSL khusus KWHR Naalehu, Hawaii, dikeluarkan untuk laporan penerimaan siaran uji coba KWHR
2. QSL Radio Aum Shinrikyo bergambar pemimpin Sekte Aum Shinrikyo yang cukup kontroversial itu
3. QSL khusus Radio HCJB (Siaran Jerman) dikeluarkan dalam rangka Peringatan 60 Tahun HCJB (1931-1991)
4. QSL khusus Radio Jepang untuk laporan penerimaan siaran Radio Jepang melalui pemancar BBC di Skelton
5.QSL Radio St. Helena (tahun 1993) yang mengadakan siaran hanya sehari dalam setahun, setiap bulan Oktober (lihat juga informasi mengenai Radio St. Helena, red.)

6. QSL khusus VOA untuk laporan penerimaan siaran uji coba stasiun relai VOA di Udorn, Thailand bergambar peta lokasi dan wilayah siaran stasiun relai tersebut
7. QSL khusus Adventist World Radio dikeluarkan dalam rangka Peringatan 20 Tahun AWR (1971-1991) bergambar kartu QSL pertama AWR di tahun 1971
8. QSL khusus Deutsche Welle dikeluarkan dalam rangka Peringatan 40 Tahun DW (1953-1993) bergambar antena pemancar DW saat ini dan 40 tahun lalu
9. QSL khusus Radio Canada International dalam rangka Peringatan 35 Tahun RCI (1945-1980) bergambar cover booklet informasi RCI keluaran tahun 1945
10. QSL khusus VOA dalam rangka Peringatan 50 Tahun Voice of America (1942-1992) bergambar peta lokasi dan wilayah siaran stasiun relai VOA di Botswana, Afrika

Tentunya, koleksi gambar QSL khusus ini pengurus harap dapat berguna bagi pengunjung situs Web klub kita ini, sebagai informasi QSL khusus apa yang pernah dikeluarkan stasiun stasiun radio. Bagi Anda yang punya fasilitas scanner dan memiliki koleksi QSL khusus, silakan Anda men-scan gambar depan QSL tersebut, serta kirimkan file gambarnya ke alamat e-mail pengurus di : akbarig@centrin.net.id. Harap Anda men-scan dalam tampilan warna asli, true colour, dalam bentuk file GIF atau JPEG, minimal 100 dpi. Kami nantikan partisipasi Anda !!

Kunjungan ke Situs Web IDXC

Perkembangan jumlah kunjungan ke situs Web klub kita ini semakin hari makin menggembirakan. Hingga pada saat tulisan ini dipersiapkan, jumlah kunjungan telah mencapai lebih dari 3900 kunjungan !! Dalam pantauan pengurus, jumlah kunjungan ini meningkat secara signifikan beberapa bulan belakangan ini.

Sedangkan jumlah data situs Web klub IDXC ini, pada saat tulisan ini dipersiapkan telah mencapai 6000 KiloByte atau 6 Megabyte. Tentunya, pengurus berharap Anda juga termasuk salah seorang pengunjung situs Web IDXC selain DXer mancanegara. Kami nantikan kunjungan Anda.

Berita dari Internet
Radio St. Helena's Day for the Last Time Ever

On Saturday, October 23, 1999, Radio St. Helena will broadcast to the world on the short wave for the last time. The company that owns the transmitters, the Cable & Wireless PLC stationed at the Briars, St. Helena has decided to dispose of this particular piece of equipment because of its age and the unavailability of spare parts. It is to be replaced by a small transceiver to operate on the short distances only.

All of us are deeply sorry that these transmissions have come to an end so soon, but it just had to happen, says Radio St. Helena station manager, Tony Leo. The final transmission will take place 19.00-23.00 UTC, on October 23, 1999, until 23.00 UTC. The frequency is 11092.5 kHz, and the transmission is in the Single Side Band mode. More information on : http://www.sthelena.se. (Nordic SW Center, http://nordicdx.com)

Transmitter Documentation Project News

TDP, Worldwide Transmitter Organisation (at http://www.transmitter.org) is the starting point for the SW broadcaster, in present and future, and for all other persons involved in shortwave radio broadcasting. On our Web site, you would find out how to look for a transmitter, antenna, or tube, amongst the other valuable information related to short wave broadcasting. A brief description of the different sections explains why there are 9 good reasons to bookmark TDP :

1. Short Wave Transmitter Air Time
2. Short Wave Broadcast Antennas
3. Short Wave Transmitter Countries
4. Digital Short Wave Radio
5. Short Wave Radio DX Clubs
6. Short Wave Radio DX Programs
7. Short Wave Radio Stations
8. Radio Broadcast Transmitters
9. Short Wave Transmitter Tubes

For access to one of the above sections go to www.transmitter.org / www.transmitter.be. (TDP, Worldwide Transmitter Organization, http://www.transmitter.org)

Rektor ITB : Radio 8-EH akan Diaktifkan Kembali

Khalayak luas, mahasiswa aktif dan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun ini mungkin akan mendengar siaran radio ITB, "8-EH" yang 21 tahun non-aktif sejak dibredel pemerintah tahun 1978, yang kala itu juga ditandai pendudukan aparat keamanan atas Kampus ITB.

Rektor ITB, Prof. Dr. Lilik Hendrajaya MSc. di depan Sidang Senat ITB pada perayaan HUT ke-40 institut tersebut mengemukakan, pengaktifan kembali Radio 8-EH adalah salah satu rencana kegiatan penting untuk meningkatkan kinerja dan citra ITB. Usai acara HUT, Lilik menjawab Antara mengatakan bahwa pihaknya kini sedang mengurus perizinan dari Departemen Penerangan dan Departemen Perhubungan.

"Akan memakan waktu cukup lama, karena Deppen harus membongkar arsip-arsip lama, dan ITB pun mesti mencari tempat maupun mengadakan peralatan baru untuk radio itu," katanya. Lilik menyatakan waktu pastinya belum ada, namun diharapkan pada tahun 1999 ini, Radio 8-EH dengan digital FM, kembali mengudara.

Mengenai materi siaran yang akan dikelola dosen dan mahasiswa ITB tersebut, ia mengatakan, kelak yang "klasik klasik" juga akan tetap ada, di samping yang baru-baru. Radio 8-EH, pada 1970-an, kerapkali siaran sampai pagi. Pendengarnya, selain kalangan mahasiswa dan masyarakat luas, juga menemani kalangan pelajar sekolah menengah atas yang sedang belajar sampai subuh.

Dari radio mahasiswa itu, publik, misalnya, dapat mengikuti wawancara penyiar dengan Bung Tomo, tokoh dalam peristiwa heroik 10 November Surabaya. Pada tahun 1977-1978, beberapa kali Bung Tomo berpidato dan dipancar luaskan Radio 8-EH mempersoalkan keadaan sosial politik rezim Orde Baru.

Di dalam buku 40 Tahun ITB, disebutkan, dalam situasi politik kala itu, suara kritik yang sangat keras dari Kampus Ganesha dipersepsikan oleh pemerintah sebagai tekad makar. Kampus itu pun, demikian buku 40 Tahun ITB, diduduki oleh aparat keamanan. Lalu, ITB selama hampir lima tahun kemudian, berfungsi tanpa dukungan penuh dari pemerintah. (ant) Republika Online, 3 Maret 99 (http://www.republika.co.id)

Istilah-istilah Mengenai Internet

Dari beberapa surat yang redaksi terima, beberapa rekan menanyakan sejumlah istilah dalam dunia Internet. Untuk lebih mengenal apa serta bagaimana dunia cyber atau dunia maya itu, maka secara bersambung, sejak edisi ini, dalam rubrik Dirganet akan kami informasikan sejumlah istilah berkaitan dengan dunia Internet.

Untuk edisi Dirganet ini, kami informasikan sejumlah istilah menyangkut dunia cyber, yang kami kutipkan dari situs Web IndosatNet, majalah Info Komputer Internet 1 (2) Jan-Feb 1999, serta majalah CHIP Komputer Media 1 (2) Okt 1997. Semoga berguna bagi Anda.

Internet, secara fisik, merupakan suatu jaringan komputer dunia, yang terdiri dari jaringan jaringan komputer menghubungkan lebih dari 30.000 jaringan di seluruh dunia, dengan rata-rata setiap jaringan menghubungkan 100 komputer. Secara logika, Internet adalah kelompok sumber informasi dunia yang sangat luas cakupannya, menyediakan jalur telekomunikasi ke seluruh dunia kepada setiap pemakainya, selama 24 jam penuh.

Electronic Mail (E-Mail) merupakan sarana hubungan atau korespondensi elektronik di antara para pemakai Internet, merupakan generasi ketiga komunikasi elektronik setelah telepon dan faksimil, yang memungkinkan para pengguna Internet berhubungan dengan pengguna lain 24 jam setiap hari ke seluruh dunia.

Modem (MOdulator DEModulator) adalah alat untuk mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog dan sebaliknya, sehingga data dari komputer yang berbentuk sinyal digital dapat dikirim melalui saluran telepon dalam bentuk sinyal analog. Selain melalui saluran telepon, dapat pula dikirim dalam bentuk sinyal gelombang radio.

Ada dua jenis modem, modem eksternal dan internal. Modem internal dipasang di dalam CPU atau komputer, sedangkan modem jenis eksternal terpisah dari CPU atau komputer, dan dihubungkan ke komputer dengan menggunakan kabel.

HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) merupakan protokol transfer yang memungkinkan para pemakai Internet mentransfer dan menghubungkan halaman halaman Web. Protokol ini secara mutlak menjadi bagian dari setiap URL atau alamat dalam layanan World Wide Web (WWW).

Newsgroup merupakan sarana berita di Internet semacam "mading besar" yang memungkinkan setiap peserta newsgroup dapat mengirim maupun membaca berita, yang juga dapat dibaca oleh peserta lainnya.

Web Browser (Browser) merupakan program atau perangkat lunak yang digunakan untuk mengakses server di dalam jaringan Internet dan untuk menampilkan situs-situs Web. Web Browser modern saat ini tidak hanya mampu menampilkan teks dan gambar, namun juga file-file multi media seperti sound dan video.

TCP / IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol) merupakan standar komunikasi data yang digunakan dalam jaringan Internet untuk kegiatan tukar menukar data dari sebuah komputer ke komputer lainnya. Standar ini diperlukan agar antar komputer dapat tercapai "kesepakatan" tentang tata cara pengiriman dan penerimaan data, sehingga data dapat dikirim dan diterima dengan benar.

FTP (File Transfer Protocol) merupakan protokol komunikasi data dalam jaringan Internet yang dipergunakan khusus hanya untuk memindahkan atau mentransfer file, baik berupa file dokumen, gambar, maupun suara. Protokol ini dapat digunakan dengan menggunakan Web browser.

Jika Pulsa Telepon Mahal, Pilih Radio

Internet dengan menggunakan gelombang radio dapat menjadi alternatif yang menarik. Memang lebih murah tapi rawan terhadap cuaca buruk. Berselancar di dunia Internet memang mengasyikkan. Waktu berjam-jam bisa tak terasa apabila tangan sudah asyik menggerakkan clurut (mouse), menjelajahi situs situs Web kegemaran.

Cuma, bagaimana dengan pulsa telepon ? Padahal, sejak Maret 1999 lalu tarif telepon naik 16 persen. Jangan khawatir, cobalah berselancar melalui gelombang radio, yang biayanya lebih murah. Untuk dapat menangkap gelombang radio, komputer hanya membutuhkan bantuan modem yang disambungkan dengan radio Handie Talkie (HT). Pada masa masa awal pengoperasiannya, di tahun 1989, kecepatan transmisi data yang dapat dilakukan Internet lewat radio memang hanya 300 bytes per detik.

Alhasil, pengguna hanya bisa memakai fasilitas ini untuk berkirim surat elektronik. Namun itu dulu. Sekarang ini, apabila seorang pemakai telah tergabung dalam jaringan Internet melalui radio dengan lembaga yang menjadi pintu gerbang akses (gateway) seperti IPTEKNet milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), ia akan bisa berselancar menggunakan saluran telepon.

Salah satu pengguna yang setia mempergunakan Internet di gelombang radio seperti itu adalah Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Sejak tahun 1989 lalu, LAPAN telah merintis eksperimen komunikasi data digital dengan mempergunakan saluran gelombang radio, dengan mengaplikasikan protokol TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol), yaitu standar bahasa pada jaringan Internet.

Kini LAPAN sudah membentuk jaringan di antara unit-unit penelitian yang dimilikinya. "Kita bisa berselancar sepuas hati tanpa perlu lagi dipusingkan oleh tingginya tarif telepon," ujar Soewarto Hardhienata, Kepala Bidang Teknologi Transmisi Komunikasi Dirgantara LAPAN. Dengan gelombang radio, lumayan banyak biaya yang bisa dihemat. Memang ada ongkosnya, sebesar Rp 600.000 per tahun, yang harus dikeluarkan untuk menyewa penggunaan frekuensi radio.

Tetapi, karena frekuensi ini bisa digunakan beramai-ramai, jatuhnya tetap lebih murah daripada Internet biasa. Lebih murahnya Internet radio ini bisa terlihat dari tarif yang disodorkan oleh warung warung yang menyewakan Internet. Di Bandung, warung Internet yang mempergunakan gelombang radio cuma mengutip uang sewa Rp 6.000 per jamnya, sedangkan Internet yang mempergunakan saluran telepon disewakan Rp 10.000 untuk waktu pemakaian yang sama.

Nah, kalau Anda dalam sehari menggunakan 2 jam, maka dalam sebulan Anda dapat menghemat Rp 240 ribu. Sayangnya, ada kelemahan yang cukup mengganggu dari cara tersebut. "Kecepatannya agak lamban dan sangat bergantung pada cuaca. Bila terhalang gedung atau cuaca buruk, komunikasi jadi terganggu," ujar Onno W. Purbo, ahli Internet dari Institut Teknologi Bandung.

Karena itulah, selain membutuhkan modem dan handie talkie, pengguna gelombang radio juga mesti mempersiapkan penangkal petir karena antena radio sangat rawan terhadap petir. Demi keselamatan alat, para pemilik kios Internet di kota kembang yang tergabung ke dalam jaringan radio bahkan sering harus mematikan peralatan bila langit terlihat mendung.

Mungkin karena masih ada kendala itulah tidak serta merta biaya murah yang ditawarkan Internet lewat radio langsung memikat semua pengguna Internet. Pengelola DetikCom, Budiono Darsono, misalnya, tegas tegas mengungkapkan keengganan untuk memakai radio pada saat ini. "Kalau memang bagus, kenapa tidak dari dahulu cara tersebut berkembang ? Jadi, kami lebih memilih pulsa telepon," ujarnya.

Tentu saja, tidak semua pengguna "fanatik" dengan Internet melalui jalur telepon seperti Budiono. Beberapa pengguna Internet banyak pula yang meminta kepada perusahaan penyedia akses, IndoNet, untuk menjajaki Internet radio. "Kalau arah permintaannya ke sana, ya, tentu kita akan mengikuti. Secara teknis tak ada masalah," ujar Direktur Utama Indonet, Sanjaya. Tempo Interaktif, 15 Maret 1999. Yusi A. Pareanom, Mustafa Ismail (Jakarta) dan Rinny Srihartini (Bandung)

 
Dirgantara Online - Vol 9 No 6 Nov-Des 1999
About Us  ·  Tentang Kami  ·  Copyright 1998-2008 Indonesian DX Club  ·  Privacy Policy  ·  Contact Us  ·  Site Map
  IDXC Banner Space