DX 2000 IDXC
IDXC Top 50, DX 2000 IDXC ... Lalu Apa ?
"Meriahkan DX 2000 IDXC, dengan Meningkatkan DXing Sepanjang
Tahun 1999 !!", demikian himbauan kami dalam edisi Maret-April 1999.
Selain proyek itu, sebenarnya ada pemikiran lain, khususnya menyangkut arena
IDXC Top 50 yang sudah menginjak tahun ke tujuh, termasuk satu setengah
tahun, tanpa kegiatan walaupun belum tergolong NATO. Karena tidak
terbatasinya waktu arena itu berlangsung, endless game, maka :
1. Sekitar 30 persen peserta sudah non-aktif, bahkan rekan
Sudin, IDXC 0013/INS, sudah mendahului kita sekitar dua tahun yang lalu
2. Stasiun radionya pun lebih kurang mengalami hal yang sama :
a. Beberapa stasiun radio sudah tidak mengudara lagi, al : Radio Berlin
International, Radio Station Peace and Progress, Radio Aum Shinrikyo
b. Beberapa stasiun radio sudah ganti nama atau manajemen, al : BRT, Brussels;
Radio Beijing, Cina; Voice of Free China, Taipei; CBS, Taipei, Radio South
Africa, South Africa
c. Beberapa pemancar sudah non-aktif, misal : Radio Nederland, Lopik;
Voice of America, Rhodes
Belum lagi, perubahan pada stasiun-stasiun radio lokal, yang
semuanya berakibat para peserta tidak dapat kesempatan yang sama.
Kemudian, tak adanya batasan umur bagi QSL yang didaftarkan, selain
menjauhkan arena ini dari data fresh atau mutakhir, juga mempersulit
pelacakan kembali sumber sumbernya. Munculnya data stasiun di bawah nama
BBC, London, dan Radio Moscow, Moscow, adalah contoh dari aturan main yang
terlalu dipaksakan, walaupun jelas-jelas salah, karena tidak akurat.
Kalaupun apa yang kami pikirkan, kemudian masih juga dalam
urusan hobi, minimal kami berusaha mencari nilai-nilai lebih, tidak sekedar
adu koleksi QSL tanpa tujuan positif. Karena itulah, kami putuskan untuk
mengakhiri arena IDXC Top 50, dan menggantinya dengan arena tahunan model
DX 2000 IDXC, dikombinasikan dengan DX Contest punya the Danish Short Wave
Club International. Aturan mainnya :
1. Seorang peserta hanya diperbolehkan mendaftarkan satu
stasiun radio untuk satu negara, kecuali bagian negara yang punya lebih dari
CIRAF Zone, lihat halaman lain edisi ini. Contohnya : Alaska, Hawaii, Irian
Jaya, Siberia, Rusia Timur Jauh. Tujuan : monitoring tak statis atau monoton
2. QSL bertarikh 1999 hanya dapat diikut sertakan dalam
final pada medio tahun 2000, yang bertarikh 2000 hanya untuk final pada
medio tahun 2001, dan seterusnya. Tujuan : data stasiun selalu up to date
3. Pada waktu membuat Laporan Penerimaan Siaran, LPS,
alamat DXer agar ditulis c/o IDXC, PO Box 2001 DPPS, Depok 16432, Indonesia.
Tujuan : a. Menyebar luaskan nama klub IDXC, b. Mencegah penundaan
pendaftaran QSL sampai menjelang akhir arena, yang akan berakibat data
stasiun tidak up to date
4. Setelah mencatat atau mengkopi seperlunya, klub
berkewajiban untuk meneruskan semua kiriman dari stasiun radio ke alamat
anggota yang dituju atau pengirim LPS. Data yang layak muat akan dipublikasikan
pada edisi Dirgantara berikutnya, atas nama anggota bersangkutan. Tujuan :
a. Memelihara saling percaya dan transparansi antara klub dengan anggota,
b. Menghemat biaya untuk mencari data stasiun, baik bagi klub maupun bagi
anggota secara gotong royong
5. Setiap edisi Dirgantara memuat daftar QSL yang sudah
masuk, lengkap dengan nilai masing-masing
| Tgl. |
Frek. |
UTC |
Stasiun |
Lokasi |
DXer |
Nilai |
| 7-1-99 |
17755 |
20.10 |
VOA |
Ascension Is. |
SAS |
200 |
| 1-2-99 |
9500 |
19.20 |
R. Australia |
Australia |
SAS |
200 |
| 1-2-99 |
9680 |
20.02 |
REE |
Spain |
SAS |
200 |
| 10-2-99 |
15000 |
08.35 |
WWVH |
Hawaii |
BEF |
200 |
| 11-2-99 |
15000 |
08.48 |
BSF Station |
Taiwan |
BEF |
200 |
| 14-2-99 |
21765 |
09.35 |
R. Austria Int. |
Austria |
SAS |
200 |
| 23-2-99 |
96.35 |
21.30 |
Perkasa FM |
Indonesia |
AMM |
200 |
| 21-3-99 |
11740 |
10.03 |
R. TV Eireann |
Singapore |
SAS |
200 |
Tujuan : Memberikan kesempatan yang sama kepada tiap
peserta untuk memonitor stasiun radio tertentu dari data yang up to date.
Sebagai pengasuh, data atas nama SAS bukan dimaksudkan untuk menjadi top
scorer, tetapi lebih ditujukan sebagai fasilitator saja
6. Nilai maksimum tiap stasiun radio 200, dan nilai untuk
peserta dibagi sebanyak QSL yang terdaftar. Selain penghargaan bagi top
scorer, ada souvenir bagi peserta yang terundi. Souvenir tersebut diusahakan
langsung dari stasiun radio yang terkecil nilainya, atau paling banyak QSLnya,
atau paling populer. Tujuannya : Melestarikan hubungan klub maupun anggota
dengan stasiun radio
Nah, kalau Anda punya saran atau komentar, termasuk nama
arenanya, segera layangkan surat ke alamat redaksi. Alamat yang baru lho !!
Terima kasih, salam 73. (SAS)