Tell Friend  ·  Chat Room  ·  Bookmark Us  ·  Contact Us  ·  Site Map  ·  Free Email
advanced search
IDXC.ORG - Indonesian DX Club Website IDXC Free Email Service
Free Email Service
 @idxc.org
New user ? Sign up !
Radio Directory  ·  Indonesian DX Club  ·  Amateur Radio  ·  Citizen Band  ·  IBSI DX News  ·  Jembatan DX
CB Radio Directory  ·  Callsign Prefix  ·  Dirgantara  ·  DX Diploma  ·  IDXC Top 50  ·  QSL Gallery  ·  ITU  ·  HFCC
IDXC Shop  ·  Free Translation  ·  Regulation  ·  Download  ·  Web Awards  ·  Radio TV Links  ·  WAP Site


Dirgantara
Bulletin

Dirgantara Online
Vol 9 No 1 Jan-Feb 1999
Home
Dirgantara Online
  Indeks
Sapa Redaksi
Profil Stasiun
DirgaNet
Citizen Band
Asal Tau Aja...
Review Top 50
Redaksi

Volume 9
  Asal Tau Aja...
IDXC Top 50 dan IDXC DX Diploma

Sekalian menyambut HUT IDXC, sementara DX Tips masih menunggu masukan, berikut kami turunkan cerita sekitar arena IDXC Top 50 dan "saudara kembarnya" IDXC DX Diploma, yang mudah-mudahan bisa menambah wawasan rekan-rekan anggota baru. Lebih bagus lagi, kalau bisa memberikan tambahan motivasi dalam memonitor dan DXing.

Pada awal digelarnya arena IDXC Top 50, yaitu akhir 1992, peserta hanya 27 orang. Itupun berdasarkan foto kopi QSL yang masuk sebagai persyaratan pendaftaran anggota. Stasiun radio ataupun stasiun relainya yang tercatat hanya 48. Lima top DXer pada waktu itu adalah :
  DXer Nilai QSL
1
2
3
4
5
Akbar Indra Gunawan
Lai Pak Ning
Aries Subagyo
August Widjanarko
Ruzy Kosasih
1195
450
387
375
350
15
5
8
6
4

Enam tahun kemudian, arena adu kesabaran mencari stasiun atau stasiun relai baru itu sudah jauh berkembang. Posisi top 5 DXer menjadi sbb :
  DXer Nilai QSL
1
2
3
4
5
Akbar Indra Gunawan
Donny Irawan
Aries Subagyo
Lai Pak Ning
Supriyadi A.G.
12970
5669
3933
2497
2054
218
115
105
72
28

Sejak Mei 1998, jumlah stasiun sengaja kami pisahkan antara RLN dan lokal untuk mengetahui minat masing-masing peserta. Sekali lagi, ini adalah arena adu kesabaran mencari stasiun baru, bukan sekedar adu jumlah koleksi kartu QSL seperti dugaan sementara calon peserta ataupun anggota baru. Kenapa ? Pencetus ide arena IDXC Top 50 memang ingin meningkatkan wawasan anggota dalam DXing dan memonitor sebagai layaknya seorang DXer.

DXing sebenarnya tidak membutuhkan waktu sebanyak mendengarkan stasiun radio. Untuk mendapatkan kartu QSL suatu stasiun radio, cukup dengarkan 10 menit siarannya, dengan syarat serius dan, kalau Anda lagi bernasib baik, bisa menangkap identitas stasiun radio tersebut. Susah juga kalau yang Anda dengar hanya lagu-lagu, atau omongan penyiar, tanpa menyebut nama maupun frekuensi siaran. Rugi waktu !!

Persyaratan peserta IDXC Top 50 :
1. Anggota IDXC
2. Menyerahkan fotokopi QSL di bagian data teknis, bukan sisi gambar
3. Stasiun yang bisa diikutsertakan : hanya stasiun satu arah, dan stasiun relai yang berbeda dianggap satu stasiun sendiri
4. Nilai tiap stasiun adalah 100 dibagi jumlah pemegang kartu QSL-nya
5. Ranking peserta ditentukan dengan menjumlahkan nilai stasiun yang kartu QSL-nya sudah dimiliki

Lalu, apa hubungannya dengan IDXC DX Diploma ? Para peserta IDXC Top 50 bisa memperoleh diploma DX yang terdiri dari A-05, A-10, A-50, dan A-100, setelah mengumpulkan masing-masing 5, 10, 25, 50, dan 100 QSL yang foto kopinya telah dikirimkan sebagai persyaratan mengikuti IDXC Top 50. Selain harus memulai dari jenis diploma DX yang terendah (A-05). Peserta juga diminta mengirimkan : satu pas foto ukuran 3x4, dan ganti ongkos cetak/kirim Rp 5000 untuk tiap jenis diploma DX.

Tarif Jasa Pos Dalam Negeri

Menteri Perhubungan RI dengan Surat Keputusan No.KM.1 Tahun 1999, tanggal 13 Januari 1999 menetapkan Tarif Jasa Pos Dalam Negeri dan Luar Negeri, yang berlaku mulai tanggal 1 Februari 1999. Berikut kutipan Lampiran I surat keputusan tersebut :

Jenis Kiriman Tingkat Berat Tarif (Rp)
1. Surat sampai dengan 20 gr 500
> 20 gr s.d. 50 gr 800
> 50 gr s.d. 100 gr 1000
> 100 gr s.d. 250 gr 1600
> 250 gr s.d. 500 gr 2200
> 500 s.d. 1000 gr 3700
> 1000 s.d. 2000 gr 6700
> 2000 - maks 5000 gr per 100 gr 300
2. Warkat pos   300
3. Kartu pos 250

Menurut penjelasan salah seorang pejabat PT Pos Indonesia, tak ada lagi tarif khusus untuk barang cetakan.

 
Dirgantara Online - Vol 9 No 1 Jan-Feb 1999
About Us  ·  Tentang Kami  ·  Copyright 1998-2008 Indonesian DX Club  ·  Privacy Policy  ·  Contact Us  ·  Site Map
  IDXC Banner Space