Tell Friend  ·  Chat Room  ·  Bookmark Us  ·  Contact Us  ·  Site Map  ·  Free Email
advanced search
IDXC.ORG - Indonesian DX Club Website IDXC Free Email Service
Free Email Service
 @idxc.org
New user ? Sign up !
Radio Directory  ·  Indonesian DX Club  ·  Amateur Radio  ·  Citizen Band  ·  IBSI DX News  ·  Jembatan DX
CB Radio Directory  ·  Callsign Prefix  ·  Dirgantara  ·  DX Diploma  ·  IDXC Top 50  ·  QSL Gallery  ·  ITU  ·  HFCC
IDXC Shop  ·  Free Translation  ·  Regulation  ·  Download  ·  Web Awards  ·  Radio TV Links  ·  WAP Site


Dirgantara
Bulletin

Dirgantara Online
Vol 8 No 4 Jul-Agu 1998
Home
Dirgantara Online
  Indeks
Sapa Redaksi
Amateur Radio
DX Tips
Bengkel DXer
DirgaNet
Tinjauan Buku
Surat Terbuka
Asal Tau Aja...
Review Top 50
Redaksi

Volume 8
  DirgaNet
Berita dari Internet : Alamat Baru WRTH

Melanjutkan informasi pada DirgaNet Mei-Juni yang lalu, alamat editor baru the World Radio TV Handbook saat ini, David Bobbet, adalah : P.O. Box 7373, Milton Keynes, MK12 5ZL, United Kingdom, dengan e-mail : editor@wrth.demon.co.uk. (Numero Uno no.1474 / 1476 from Andy Sennitt, RNMN)

Perubahan pada Homepage IDXC

Pada DirgaNet kali ini, kami akan informasikan penambahan isi home page IDXC. Penambahan cukup mencolok terlihat pada tampilan awal. Seperti dapat Anda lihat pada gambar, terdapat gambar logo IDXC yang cukup besar, selain itu menu yang kami sajikan pun mengalami perubahan cukup besar. Pada saat ini, selain Anda dapat membaca homepage IDXC dalam bahasa Inggris, Anda dapat pula membacanya dalam bahasa Indonesia. Informasi yang terdapat pada menu dalam bahasa Indonesia ini sama persis dengan versi bahasa Inggrisnya.

Apabila Anda malas membaca dalam versi bahasa Inggrisnya, silakan baca dalam versi Indonesia. Penambahan lain pada home page IDXC adalah disediakannya "link" atau saluran ke situs-situs Web stasiun radio luar negeri, yang dilengkapi dengan logo masing-masing stasiun radio dalam bentuk mini, seperti terlihat pada gambar. Selain itu, kami rencanakan untuk menyediakan link-link ke stasiun radio dalam negeri, tentunya hanya stasiun radio yang mempunyai situs Web di Internet.

DX-Komunikasi : Internet

Bila pada saat ini Anda belum mempunyai komputer dan Internet, jangan gelisah. Untuk mendapatkan informasi, cara termurah, mudah, dan Anda mendapat hiburan adalah mendengarkan radio. Semua orang yakin, setelah melihat perbedaan-perbedaan, baik antara koran dan media elektronika, maupun antara radio, televisi, dan Internet. Memang, Internet berkembang pesat karena penggunanya kini berlipat ganda. Di Amerika Serikat, Internet menjadi elemen ekonomi yang kuat. Industri Teknologi Informasi tumbuh dua kali lipat.

Tapi, dengan perkembangan yang sangat menggembirakan, dan bahkan menakjubkan, orang mulai khawatir, pada suatu saat, pemerintah akan memungut pajak, membatasi atau menyensor Internet, dengan melahirkan undang-undang baru. Tenaga trampil di bidang ini kurang di mana-mana. Penghasilan orang trampil di bidang Teknologi Informasi lebih baik ketimbang di perusahaan swasta lainnya. Di Amerika Serikat misalnya, penghasilan mereka rata-rata US$ 46.000, dibandingkan US$ 28.000 pada perusahaan di bidang lain.

Lalu-lintas Internet menjadi dua kali lipat setiap tiga bulan. Pengguna Internet pada 1994 hanya tiga juta, tiga tahun kemudian menjadi 100 juta. Bisnis di bidang Internet diperkirakan akan menjadi US$ 300 milyar pada 2002. Setiap orang yang terlibat dalam Internet, kecuali mereka yang bekerja di bidang itu, adalah konsumen yang sedang mabuk kepayang pada Teknologi Informasi ini. Karena pesatnya, penyalahgunaan dan penggelapan, serta kejahatan melalui Internet sudah mulai.

Walaupun semua orang menghendaki informasi bebas, para negarawan di banyak negara juga menyadari Internet dapat digunakan sebagai alat subversi. Itulah sebabnya, membuka Internet haruslah dengan kesadaran, bahwa tidak semua informasi itu berguna bagi seseorang. Tim Berners-Lee, yang menemukan Jaringan Internet atau Web, merasa cemas karena alat penyebar informasi ini semakin kuat dan banyak digunakan, serta mengancam keleluasaan pribadi (privasi) orang. Ia merasa prihatin atas bagaimana Jaringan Internet ini digunakan.

Lee menemukan Web pada 1989, sebagai alat penyebar informasi mendunia. World Wide Web Consortium International kini sedang mengolah Platform for Privacy Preference, yang memungkinkan para pengguna Web dapat mendikte para penyelenggara layanan Internet mengumpulkan informasi, dan tawaran-tawaran lain di Jaringan Internet. Menurut peserta konferensi yang diselenggarakan di Brisbane, Australia, pengguna Internet sekarang telah mencapai satu milyar orang. Pertumbuhannya menjadi demikian dahsyat, sehingga menimbulkan masalah yang berkaitan dengan hak cipta, penyensoran, dan pajak.

Internet yang nirbatas ini telah mengubah cara-cara pembayaran dan penyampaian pelayanan, tetapi juga telah menimbulkan dampak hukum, baik nasional maupun internasional. Kontrak usaha atau apapun, yang biasanya dilakukan dalam pertemuan antara satu orang dengan lainnya, kini dapat dilakukan melalui Internet. Tetapi juga, orang sering menyalahgunakan Internet untuk mencaci-maki, menjatuhkan nama baik orang lain. Diakui, bahwa Internet juga dapat dijadikan alat untuk meneror orang, pejabat, atau suatu negara, bahkan dunia.

Karena kejahatan juga akan berkembang melalui Internet, peraturan-peraturan dan hukum yang berkaitan dengan penyebarluasan informasi, penggunaan Internet, harus dipikirkan dan dikembangkan. Kode etik yang sudah dikeluarkan sering tidak diindahkan oleh para pengguna Internet, dan bahkan pengasuh news group pun kadang-kadang membiarkan sesuatu surat atau artikel yang merendahkan martabat seseorang dibiarkan tersalur, dengan alasan kebebasan.

Walaupun demikian, Berners-Lee sendiri, sebagai penemu Web, tidak mau mendikte arah perkembangan Web dan penggunaannya. Bahkan, ia juga tidak menginginkan adanya sensor. Web diandaikan sebagai alat universal, yang memungkinkan apa saja dapat dilakukan pada Web. Karena penemuannya ini, Berners-Lee mendapat gelar Doktor kehormatan dari Universitas Queensland, karena karyanya yang membuka komunikasi menggunakan komputer, serta menjadikan dunia sebagai pusat pendidikan, dan membawanya ke kawasan Australia. (Asbari Nurpatria Krisna, Radio Nederland)

 
Dirgantara Online - Vol 8 No 4 Jul-Agu 1998
About Us  ·  Tentang Kami  ·  Copyright 1998-2008 Indonesian DX Club  ·  Privacy Policy  ·  Contact Us  ·  Site Map
  IDXC Banner Space