Tell Friend  ·  Chat Room  ·  Bookmark Us  ·  Contact Us  ·  Site Map  ·  Free Email
advanced search
IDXC.ORG - Indonesian DX Club Website IDXC Free Email Service
Free Email Service
 @idxc.org
New user ? Sign up !
Radio Directory  ·  Indonesian DX Club  ·  Amateur Radio  ·  Citizen Band  ·  IBSI DX News  ·  Jembatan DX
CB Radio Directory  ·  Callsign Prefix  ·  Dirgantara  ·  DX Diploma  ·  IDXC Top 50  ·  QSL Gallery  ·  ITU  ·  HFCC
IDXC Shop  ·  Free Translation  ·  Regulation  ·  Download  ·  Web Awards  ·  Radio TV Links  ·  WAP Site


Dirgantara
Bulletin

Dirgantara Online
Vol 8 No 4 Jul-Agu 1998
Home
Dirgantara Online
  Indeks
Sapa Redaksi
Amateur Radio
DX Tips
Bengkel DXer
DirgaNet
Tinjauan Buku
Surat Terbuka
Asal Tau Aja...
Review Top 50
Redaksi

Volume 8
  Sapa Redaksi
Tiada Gading yang tak Retak

Ungkapan yang sering kita dengar sebagai alasan keterbatasan, kekurangan yang ada. Berakhirnya era Orde Baru, yang memberi catatan sangat banyak, baik segi positif maupun negatifnya. Yang terpenting, berjiwa besar, mengakui segala kekurangan maupun kekhilafan. Bukan membentengi diri dengan menunjukkan segala keberhasilan saja. Kami, redaksi, selalu bersama pencintanya, saling bahu-membahu dengan segala keberhasilannya, tetapi lebih banyak sisi kekurangannya, karena belum mampu memuaskan semua yang diinginkan pencintanya.

Kami membuka pintu menerima kritik, saran, dan tegur sapa. Kritik yang pasti memberi kontribusi yang positif terhadap perkembangan Dirgantara. Akhir-akhir ini, redaksi cukup prihatin dengan perekonomian bangsa Indonesia, yang secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap kinerja keuangan Redaksi Dirgantara. Kami mohon kiranya, pencinta setia Dirgantara mau berpartisipasi dalam penggalangan dana, maupun cara-cara yang perlu ditempuh, guna memperbaiki kinerja keuangan Dirgantara yang mulai agak memburuk.

Namun demikian, kami, redaksi, sudah berkomitmen, bahwa kemungkinan terburuk apapun akan kami terima, dan tidak akan mundur selangkah pun sehingga Dirgantara menjadi korban alias tidak terbit. Redaksi bangga dengan antusiasme anggota baru, partisipan melalui Dirganet, maupun Surat Anda. Jadi, sudah selayaknya, kita semua saling perduli dengan keberadaan Dirgantara. Sebab Dirgantara ada hanya untuk pencintanya. Akhir kata, kami mohon maaf dengan kekurangan, baik tampilan, isi, pelayanan, maupun yang lainnya. Redaksi masih belajar banyak dalam memoles Dirgantara agar tampil lebih prima.

Surat dari Ibukota
Kembali ke Awal

Mungkin judul tersebut bagi pembaca menjadi pertanyaan yang mengandung unsur pesimis, tidak mau maju, bahkan cenderung kuno. Kami yang berada di ibukota merasakan sekali dampak kerusuhan, penjarahan, pemerkosaan, yang terjadi di bulan Mei lalu. Warga ibukota mempunyai perasaan maupun pemikiran yang berbeda-beda, tapi pada intinya sama, yaitu mahalnya sembako yang merupakan kebutuhan pokok sehari-hari.

Saat ini banyak orang yang menjadi pengangguran dengan terpaksa, karena segala prasarana telah habis dilalap api, atau perusahaan telah gulung tikar karena kurs Dollar yang tidak menentu bahkan boleh dikatakan tidak pernah turun, atau suku bunga pinjaman yang setinggi langit, sementara iklim usaha tidak mendukung. Sekarang yang diperlukan adalah kejelian dalam mengatur pendapatan yang semakin menipis, untuk itu perlu dipikirkan urutan atau prioritas kebutuhan. Yang jelas, kebutuhan makan adalah yang paling utama, sedangkan sandang, papan, maupun rekreasi urutan berikutnya. Jadi, resepnya adalah kembali ke awal mula berkonsumsi.

Tindakan ini sangat penting. Dan tidak perlu malu, sebab semua orang mengalami. Bagaimana dengan iuran ? Menurut kami, iuran Dirgantara juga perlu dipikirkan, dan perlu masuk urutan prioritas. Cuma bukan urutan prioritas pertama melainkan kedua. Mengapa demikian ? Dirgantara harganya relatif murah, isinya padat, informasinya hangat dan Dirgantara mengunjungi pecintanya 2 bulan sekali. Jadi tidak berpengaruh sekali dengan pola pendapatan maupun pola konsumsi Anda semua. Sekian dulu, kabar dari ibukota yang sebentar lagi menyongsong ulang tahun kemerdekaan RI, dan cobalah resep dalam mengatasi krisis yang kami tawarkan. Semoga berhasil.

 
Dirgantara Online - Vol 8 No 4 Jul-Agu 1998
About Us  ·  Tentang Kami  ·  Copyright 1998-2008 Indonesian DX Club  ·  Privacy Policy  ·  Contact Us  ·  Site Map
  IDXC Banner Space