Amateur Radio
Pengantar : Uraian ini merupakan lanjutan edisi lalu, tentang Mengikuti
Kontes. Dalam kesempatan ini diuraikan mengenai pentingnya administrasi
pasca-kontes, dan uraian tentang award dan sarana penunjangnya. Selamat
mengikuti !! (KUS)
C. Administrasi Pasca-kontes
1. Log Kontes
Setelah selesai dengan sebuah kontes, kita salin log kita ke dalam log
sheet khusus, untuk nantinya dikirimkan kepada panitia penyelenggara. Apabila
tidak ada log khusus, kita dapat membuat log sendiri yang berisi kolom-kolom.
Di mana kita akan tuliskan unsur-unsur mana yang disyaratkan oleh peraturan
kontes. Contest log disusun secara kronologis, sehingga patokan sorting
adalah pada tanggal dan jam. Unsur tanggal seringkali tidak dibutuhkan,
karena urutan waktu dengan sendirinya akan menunjukkan kronologi, misalnya
kita tahu bahwa setelah pukul 23.59 selanjutnya 00.01, berarti QSO pada
00.01 terjadi pada hari berikutnya.
2. Check Sheet Duplikat
Bila QSO yang tertera dalam log melebihi jumlah tertentu biasanya peraturan
kontes mengharuskan kita untuk melengkapi log dengan "duplicate checksheet"
yang berisi kolom-kolom untuk callsign, tanggal/waktu, dan band. Dengan
demikian, kita dapat melihat adanya duplikasi. Apabila ada duplikasi, kita
harus memberikan tanda pada QSO susulan yang menimbulkan duplikasi, dan
tidak menempatkan nilai nol pada perhitungan point maupun multiplier dalam
contest log.
3. Summary Sheet
Setelah contest log dan duplicate checksheet siap, kita pindahkan jumlah
perhitungan contest sheet ke dalam summary sheet, dan menuliskan juga score
kita atas dasar rumus yang ditetapkan dalam summary sheet atau peraturan
kontes. Dalam summary sheet, kita diminta mencantumkan :
- Nama stasiun, QTH, alamat pos, dan negara
- Klasifikasi kontes yang diikuti
- Daftar nama call sign, apabila klasifikasi adalah multi operator
- Perangkat dan daya yang dipakai sewaktu kontes
- Pernyataan yang menyebutkan kita mengerti peraturan kontes, dan
semasa kontes kita telah mengoperasikan stasiun sesuai dengan batasan lisensi
yang dimiliki
Setelah semuanya selesai kita buat foto kopi untuk dokumentasi,
dan berkas lengkap kita kirimkan kepada panitia penyelenggara kontes. QSO
yang telah kita dapatkan dalam kontes kemudian kita olah, agar strukturnya
sesuai dengan QSO kita yang lampau, baik QSO sehari-hari maupun QSO kontes,
agar kompatibilitas tersebut dapat bermanfaat sebagai data base, yang mendukung
kita dalam administrasi log dari QSL di kemudian hari.
Award dan Sarana Penunjangnya
Sebelum kita mengajukan aplikasi atas sebuah award, kita tentu harus
memeriksa modal apa yang kita punyai, terutama jumlah QSL, di samping peraturan
pengajuan award sendiri. QSL yang baik penyimpanannya adalah diatur menurut
kelompok negara. Dan apabila kita punya waktu lebih, masing-masing QSL
dalam kelompok negara itu, kita urutkan menurut prefiks atau call area-nya.
Bagaimanapun rapinya kita menyimpan QSL, kalau log kita tidak teratur,
juga tidak banyak sumbangannya dalam mempermudah pengajuan award.
Dewasa ini, dengan perkembangan dunia komputer dan software-nya,
sebaiknya kita manfaatkan komputer untuk membantu manajemen atas log dan
QSL kita. Dengan bantuan peralatan tersebut, evaluasi atau persiapan untuk
pengajuan sebuah award akan makan relatif kecil, sehingga mungkin akan
memacu kita untuk mencoba memeriksa kemungkinan pengajuan award-award lainnya.
Sebelum kita masuk lebih lanjut dalam pembahasan award, sebaiknya kita
mengenal beberapa istilah dalam dunia award ini.
Application form : formulir khusus yang dibutuhkan untuk diisi
dalam pengajuan sebuah award. Apabila penyelenggara tidak menentukan dipakainya
formulir khusus, kita dapat memakai GCR (General Certification Rule) form.
Form-K yang diterbitkan oleh ORARI Pusat adalah jenis GCR form
Endorsement : langkah untuk meng-up grade award yang sudah kita
miliki, misalnya dengan cara mengajukan up grading, dengan pembuktian perolehan
QSL dari negara lain, di luar yang pernah diserahkan sewaktu kita mengajukan
award standar DXCC
Verifikasi : penelitian kebenaran pengisian form aplikasi, dan
bukti pendukung biasanya kartu kartu QSL
Checker : orang yang ditunjuk oleh penyelenggara award untuk
mewakili dalam masalah verifikasi. Bila verifikasi beres checker akan membubuhkan
tanda tangan pada form aplikasi, mengembalikan QSL kepada pemohon, dan
meneruskan permohonan berikut biayanya kepada penyelenggara award
Greenstamp : istilah untuk uang kertas 1 Dollar Amerika
IRC : International Reply Coupon, berbentuk kupon yang dapat
ditukarkan dengan biaya untuk mengirim surat dengan batasan tertentu. Penilaian
IRC berbeda dari negara yang satu ke negara yang lain. Di Indonesia, harga
IRC adalah Rp 2.500 (sebelum kurs Dollar naik), sedangkan di Jepang 150 Yen
SASE : Self Addressed Stamped Envelope, amplop yang telah kita
bubuhi dengan alamat kita sebagai alamat kirim, serta perangko secukupnya,
agar amplop tersebut siap dipakai untuk dikirim balik kepada kita.