Tell Friend  ·  Chat Room  ·  Bookmark Us  ·  Contact Us  ·  Site Map  ·  Free Email
advanced search
IDXC.ORG - Indonesian DX Club Website IDXC Free Email Service
Free Email Service
 @idxc.org
New user ? Sign up !
Radio Directory  ·  Indonesian DX Club  ·  Amateur Radio  ·  Citizen Band  ·  IBSI DX News  ·  Jembatan DX
CB Radio Directory  ·  Callsign Prefix  ·  Dirgantara  ·  DX Diploma  ·  IDXC Top 50  ·  QSL Gallery  ·  ITU  ·  HFCC
IDXC Shop  ·  Free Translation  ·  Regulation  ·  Download  ·  Web Awards  ·  Radio TV Links  ·  WAP Site


Dirgantara
Bulletin

Dirgantara Online
Vol 8 No 1 Jan-Feb 1998
Home
Dirgantara Online
  Indeks
Sapa Redaksi
Amateur Radio
DX Mania
Bengkel DXer
Komunikasi
Uji Coba Radio
Review Top 50
Redaksi

Volume 8
  Bengkel DXer
Radio Digital Satelit

Dalam suatu proses komunikasi, keberhasilan oleh penerima tergantung pada seberapa akurat penerimaan sinyal yang ditransmisikan. Dalam sistem analog, ada dua macam gangguan yang mempengaruhi penerimaan alat komunikasi, yaitu : gangguan alam, misalnya cuaca (petir, halilintar), dan buatan manusia, misalnya dengung trafo listrik, gangguan mesin, dan lain-lain). Oleh karena itu, dicari sistem yang bisa menekan gangguan sedini mungkin, dalam hal ini, sitem digital.

Dalam dasawarsa ini, sistem analog masih banyak ditemukan, misalnya pada stsiun radio dengan gelombang AM dan FM (VHF), yang menghasilkan suara yang kurang begitu jernih. Gunung-gunung yang menjulang tinggi, membatasi kualitas jangkauan siaran stasiun-stasiun radio tersebut. Kini ada alternatif lain, dengan ditemukannya gelombang mikro, seperti yang banyak digunakan pada telepon genggam.

Menurut "Suara Pembaruan", tak lama lagi, tepatnya pada bulan Desember 1998, Satelit AsiaStar akan diluncurkan ke orbitnya. Satelit milik pengembang layanan penyiaran satelit digital audio WorldSpace dari tiga satelit yang masing-masing meliput 14 juta km persegi. Setelah peluncuran satelit itu, penduduk di seluruh Indonesia akan bisa menerima siaran radio berkualitas compact disc (CD) melalui radio genggam yang terjangkau harga per unitnya.

Sesuai dengan kemampuannya untuk melayani 100 stasiun radio, perhitungan biaya untuk masing-masing stasiun hanya sekitar SGD 200 (dua ratus Dolar Singapura atau sekitar Rp 600.000 kalau memakai kurs Rp 3000/SGD). Masih menurut "Suara Pembaruan", beberapa produsen elektronik terkemuka, seperti Hitachi, Matsushita (Panasonic), Sanyo, dan JVC telah sepakat untuk mengembangkan dan memproduksi secara massal radio-radio portabel yang dapat menerima secara langsung program-program dari Satelit WorldSpace tersebut.

Anda tentunya jadi penasaran, apa itu Radio Digital Satelit (RDS) ? Secara prinsip, sebenarnya sama saja dengan radio yang Anda pergunakan saat ini, hanya RDS punya beberapa kelebihan :

1. Jangkauan penerimaan sangat jauh
2. Pengontrolan lebih akurat, berkat sistem komputer
3. Suara jernih, berkualitas audio CD
4. Sistem relai dari satelit, dan
5. Ringan (radio genggam)

Menurut Mike Yuh Hung Ma dari WorldSpace Management Corp., lanjut "Suara Pembaruan", mendengarkan radio di dalam pesawat terbang ataupun di kapal laut, suaranya akan terdengar lebih jernih dibandingkan apabila menggunakan saluran AM atau FM. RDS membutuhkan peralatan yang serba digital dan biaya yang cukup besar.

Dengan ketinggian satelit 36.000 km di atas kepulauan Riau, diharapkan seluruh Indonesia bisa menikmati program-program WorldSpace yang sangat beragam, seperti lingkungan, kesehatan, dan juga pendidikan jarak jauh, yang sangat berguna bagi mereka yang tinggal di pelosok pedalaman. Semoga pemanfaatan kemajuan teknologi yang sangat diperlukan bagi pencerdasan bangsa Indonesia, khususnya ini, bisa terlaksana tanpa campur tangan kepentingan kepentingan sepihak.

Terlepas dari kelebihan RDS itu, muncul sebersit pertanyaan tentang kemungkinan masih diperlukannya laporan-laporan dari DXers, seperti yang sampai saat ini biasa kita buat, oleh stasiun-stasiun radio. Nah, bagi yang masih penasaran dengan RDS yang merupakan generasi tercanggih pesawat radio di penghujung abad ke-20 ini, ikuti juga "Teknologi Komunikasi" nomor ini. (Suara Pembaruan/Ahmad Kadafi)

 
Dirgantara Online - Vol 8 No 1 Jan-Feb 1998
About Us  ·  Tentang Kami  ·  Copyright 1998-2008 Indonesian DX Club  ·  Privacy Policy  ·  Contact Us  ·  Site Map
  IDXC Banner Space