Sapa Redaksi
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Pada era globalisasi ini, kehidupan
manusia dihadapkan pada informasi-informasi yang memungkinkan terjadinya
perubahan kepribadian, dan pandangan hidupnya, satu fenomena yang pantas
untuk diantisipasi secara cermat dan penuh kearifan. Realita di atas tidak
menutup kemungkinan dampaknya pada aspek pemahaman dan pengamalan nilai-nilai
ajaran agama bagi umatnya. Dengan demikian, tepat kiranya diharapkan kepedulian
untuk memikirkan, mencermati dan mencari langkah-langkah alternatif pemecahan.
Sekarang ini, sarana komunikasi semakin canggih, yang analog diganti
dengan kendali digital (komputerisasi) lokasi yang begitu luas cukup dikendalikan
oleh segelintir orang. Semakin maju di dunia ini, semakin banyak ditemui
pengangguran. Tugas-tugas yang dulu dikerjakan oleh sekin banyak orang
digantikan oleh kerja robot-robot, yang cukup dikendalikan dari jarak jauh,
dengan penekanan biaya seminim mungkin.
Sesuai dengan perkembangan zaman, kita semua dipacu untuk berkompetisi.
Yang dibutuhkan sekarang adalah siapa yang dapat memberi pelayanan terbaik,
tepat waktu, dan aktual. Selain manajemen yang profesional dan kerja sama
yang baik dalam kepengurusan, salah satu faktor yang menunjang keberhasilan
dalam berorganisasi, adalah peran serta anggota, berupa saran, ide, kritik,
dan dana. Dari situlah akan timbul suasana yang harmonis dan percaya diri,
antara sesama pengurus, pengurus dengan anggota, maupun antara sesama anggota.
Melalui forum ini redaksi menghimbau kepada anggota maupun simpatisan
untuk memperkenalkan atau mengajak teman-teman untuk bergabung dengan IDXC.
Ajakan bisa melalui pergaulan sehari-hari, melalui acara-acara apa saja
di radio lokal maupun luar negeri, bahkan bisa melalui internet. Biasakan
selalu menuliskan Indonesian DX Club di belakang nama Anda. Kalau Anda
berhasil merekrut 10 anggota baru, kami sediakan untuk Anda souvenir khusus
berupa satu rangkaian pemancar FM mini 5 watt. Buruan deh !
Bicara soal Internet, alhamdulillah atas usaha rekan kita Akbar Indra
Gunawan, klub kita sekarang sudah punya e-mail : idxc@hotmail.com. Kepada
rekan-rekan anggota maupun simpatisan, kami persilakan memanfaatkan alamat
tersebut semaksimal mungkin. Sekian untaian kata dari kami, selamat membaca,
semoga pengetahuan Anda bertambah. Sisihkan rasa ragu atau malu, kirim
naskah apa saja di bidang komunikasi, kami akan terima dengan dua tangan
terbuka. Billahi taufiq wal hidayah, Wassalamu'alaikum Wr. Wb. (Ahmad Kadafi)
Surat dari Ibukota
Ngemil
Saat ini, kita memasuki tahun yang baru, bersamaan pula dengan bulan
Ramadhan, bulan suci yang penuh khidmad dan pengendalian diri. Walaupun
kenyataannya, sebagian masyarakat ibukota dan beberapa daerah dilanda kepanikan
akibat krisis moneter, krisis ekonomi, dan krisis kepercayaan. Egoisme
yang seharusnya dapat dikendalikan, malahan menjadi semakin liar, dengan
dalih keinginan untuk menyelamatkan diri masing-masing. Itulah gambaran
sekilas yang terpeta di sekitar ibukota memasuki tahun baru ini.
Sebenarnyalah, kita ketahui bahwa orang yang berbahagia adalah mereka
yang tetap tenang, mensyukuri nikmat dan rahmat yang diberikan Tuhan. Melakukan
kegiatan sehari hari, teguh, kuat, dan beribadah, senantiasa memohon perlindungan,
serta pimpinan-Nya. Mengenai masalah "ngemil" atau makan makanan kecil
saat bersantai, bekerja, maupun saat serius, adalah sebagai penahan lapar,
pengisi waktu, maupun mengalihkan perhatian.Akan tetapi, janganlah heran
kalau redaksi semenjak awal tahun ini rajin ngemil, tak kenal waktu, puasa
tetap jalan, dan bagi yang tidak, tetap menghormatinya.
Ngemil yang dimaksudkan di sini adalah membuka e-mail sebelum nanti
pada akhirnya mempunyai home page sendiri. Direncanakan, malahan bisa Online.
Jadi, jangan disalah artikan yang lain, berpuasa kok ngemil terus. Kalau
mau ngemil ke IDXC, inilah alamatnya : idxc@hotmail.com. Saat ini, redaksi
memberi kemudahan kepada pembaca dan anggota untuk menghubungi redaksi,
dengan berbagai prasarana, yaitu : kotak pos, telepon, ponsel, faksimil,
maupun e-mail.
Semoga prasarana yang ada ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, dan
diharapkan Dirgantara tambah maju. Dan yang sangat ditunggu adalah peran
serta, dalam bentuk sumbangan naskah, kritik, saran, maupun dana. Agar
supaya Dirgantara tetap bisa tampil prima mengunjungi pembacanya. Sekian
dulu, surat dari ibukota. Selamat Lebaran, Selamat Tahun Baru Imlek. Mohon
dimaafkan segala kesalahan.