Dirgantara Online
Vol 7 No 5 Sep-Okt 1997
Home
Dirgantara Online
  Indeks
Sapa Redaksi
Salam Kutoarjo
Uji Coba Radio
Laporan Berita
Profil Stasiun
Sejarah Radio
Bengkel DXer
Komunikasi
Amateur Radio
Review Top 50
Redaksi

Volume 7
  Bengkel DXer
Stereo Roto Blender (SRB)

Tanya :
Saya ingin mendapatkan informasi mengenai beberapa produk :
1. Apakah perubahan mutu suara yang dihasilkan dari produk Stereo Roto Blender Kit 2602 ?
2. Adakah produk dari Divisi Kit di toko elektro selain tipe tersebut ?
3. Untuk memiliki suara gitar yang handal, rangkaian apa saja yang diperlukan ?
4. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengirim suatu produk sejak uang dikirim ?
(M. Arifin, Desa Ngawen, Blora)

Jawab :
1. Anda bisa mengatur lebar dan memutar efek stereo. Contoh : suara gitar di speaker kiri dan suara drum di speaker kanan. dengan SRB letak suara bisa dibalik, sedangkan apabila efek suara lebih dari dua, maka suara bisa berputar.
2. Mungkin ada
3. Diperlukan rangkaian penguat dengan penggeser fasa, delai, distorsi, dan beberapa efek lain
4. Tergantung lokasi atau alamat

PPL FM 100 Watt

Tanya :
Saya telah melengkapi komponen untuk PPL FM 100 Watt, namun ada yang ingin saya tanyakan :
1. Berapa nilai L5 dan L8 ?
2. Tolong diberi gambar letak komponen pada PCB, apakah PCB harus diperkecil, atau perlu soket khusus agar komponen jadi klop ?
3. Bagaimana cara memasang feed traught capacitor ?
4. Apakah yang dimaksud dengan Resp 14, apakah TL072 diganti dengan TL084 ?
5. Bagaimana cara menghitung impedansi input dan output penguat RF kelas A dan B, yang tuned maupun yang untuned ?
6. Apa yang dimaksud, dan bagaimana cara menghitung "r" dalam rumus Q = x/r ?
7. Tolong diberikan rangkaian pre-scaler untuk meningkatkan cakupan frekuensi counter ? (NN di tempat)

Jawab :
1. L5 = 4L diameter 1 mm, L8 = 0.5L diameter 1 mm pada diameter kumparan 2 cm
2. PCB tak perlu diperkecil
3. Feed traught capacitor dipasang pada kotak utama
4. Resp 14 adalah kumpulan resistor sebanyak 14 buah, tetapi dapat diganti dengan 4 resistor secara terpisah, masing-masing 470 ohm, lebih bagus bila Anda langsung memakai resp 14 itu, TL072 tidak perlu diganti dengan TL084
5. Sayang Anda tidak menyertakan rangkaian, sehingga kami tidak dapat menjawab, karena ada bermacam rangkaian penguat RF kelas A dan B
6. r = faktor rangkaian seri
7. Sayang kami tidak punya

Pemancar FM

Tanya :
1. Berapa biaya yang dibutuhkan untuk membuat pemancar FM 15 watt komplet, dan bagaimana cara untuk menambah watt ?
2. Bagaimana cara untuk nge-break di pemancar FM ? Saya sering mendengarnya di jalur 86-92 MHz, berapa biaya yang diperlukan dengan pemancar 15 watt ?
3. Berapa panjang pipa antena 100 MHz ?
4. Berapa panjang pipa ring base, dan komponen apa yang dipakai senilai 50 ohm ?
5. Apakah pengasuh bisa membuatkan pemancar FM 15 watt ? (Nur Taufiq Abdullah, Cirebon)

Jawab :
1. Rp 85.000 rasanya cukup
2. Prinsipnya sama saja, hanya ditambah rangkaian relai dan radio FM sebagai penerima, biaya sekitar Rp 100.000
3. Panjang pipa antena = 5/8 x 1 , 5/8 x 3 m, 187.5 m
4. Pipa ring base untuk penopang antena saja, panjangnya sesuai kebutuhan dan memakai kabel RG 58/8
5. Insya Allah bisa, tentunya bila ada waktu

Pesawat Televisi

Tanya :
1. Apa penyebab sering hilangnya warna pada pesawat TV ?
2. Berapa biaya untuk mengkopi buku data IC linear ?
3. Bagaimana cara mengubah televisi hitam putih agar gelombangnya UHF ? (Aries Susanto, Ujung Pandang)

Jawab :
1. Biasanya disebabkan kerusakan pada komponen IC-nya yang harus diganti, setelah itu diprogram sesuai dengan warna yang diinginkan
2. Coba Anda tanyakan ke photo copy center
3. Tuner VHF digantikan dengan tuner UHF, tuner VHF diputus, kemudian diganti ke jurusan tuner UHF

Internet di Luar Jalur Telkom

Tanya :
Apakah mungkin mempergunakan pemancar radio untuk hubungan Internet, tanpa melalui Telkom ? (Mulyadi, Aceh Utara)

Jawab :
Bisa saja, asalkan teman bicara Anda pun mempunyai pemancar dan pesawat penerima dengan jalur yang sama

Booster Antena

Tanya :
Di kota Garut yang belum ada stasiun transmisi UHF, siaran UHF tidak dapat diterima dengan baik, walaupun sudah dipasang booster antena. Pertanyaan saya :
1. Apa yang harus dilakukan, agar dengan booster antena merk Masda W-8880, sinyal UHF dapat diterima dengan baik ?
2. Apakah transistor yang ada dalam booster tersebut perlu diganti ?
3. Apakah ketinggian antena juga berpengaruh ? (Muhammad Iqbal, Jl. A. Yani, Garut)

Jawab :
1. Sayang sekali, Anda tidak menyertakan keterangan tentang jenis saluran transmisi dan skema booster-nya, jadi kami tidak bisa menjawab pertanyaan Anda
2. Idem nomor 1
3. Penerimaan siaran dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain : jarak antara antena pemancar dan pesawat penerima, kepekaan pesawat penerima, jenis antena, dan saluran transmisinya. Secara garis besar, dapatlah diterangkan bahwa semakin tinggi antena, akan semakin bagus pula daya penerimaannya, walaupun perlu pula diperhatikan saluran transmisinya. Bila memakai kabel dengan redaman besar (C-3V, C-5V, RG-58), usahakan agar antena tidak terlalu tinggi, agar redamannya tidak terlalu besar.

 
Dirgantara Online - Vol 7 No 5 Sep-Okt 1997