DX Tips
Cara Memilih Radio
Secara umum, radio gelombang pendek yang dipergunakan untuk menerima siaran luar negeri dibagi dalam dua bagian besar, yaitu radio portabel dan radio penerima komunikasi. Radio portabel ukurannya kecil dan sangat praktis, harganya pun tidak begitu mahal, yang kalau di dalam negeri Jepang harganya sekitar 10.000 Yen (Rp 210.000) sampai 40.000 Yen (Rp 840.000).
Sedangkan radio penerima komunikasi efisiensinya tinggi, akan tetapi ukurannya besar dan harganya sangat mahal. Kalau di Jepang, harganya mulai 100.000 Yen (2,1 juta Rupiah) sampai kira-kira satu juta Yen (21 juta Rupiah). Kalau begitu, baiklah kami perkenalkan poin-poin yang penting dalam memilih radio.
Radio Portabel
1. Sensitivitas yang tinggi sangat diidam-idamkan, kesanggupan yang tinggi di dalam menerima bunyi gelombang radio tanpa memperoleh gangguan gelombang lain, kestabilan yang tinggi.
Karena menangkap arus listrik lemah dari jauh, radio gelombang pendek memerlukan "sensitivitas yang tinggi". Dan lagi, jarak antara getaran getaran siaran gelombang pendek dari tiap-tiap kantor siaran hanya 5 kHz saja. Selain itu, bermacam macam arus listrik di luar siaran mengalir dan bercampur baur dengan kacau. Untuk dapat menangkap satu arus listrik seperti seolah-olah kita memisahkannya dari sedemikian banyak arus listrik itu.
Radio gelombang pendek memerlukan kesanggupan yang tinggi untuk dapat menerima bunyi gelombang radio tanpa memperoleh gangguan dari gelombang lainnya. Selain itu, oleh karena sifat arus listrik akan semakin tidak stabil apabila getarannya semakin tinggi, maka untuk dapat menikmati siaran radio luar negeri harus dipakai "radio yang kestabilannya tinggi".
2. Pesawat penerima yang memiliki dial fine tuning. Lebar getaran gelombang pendek (3.000 - 30.000 kHz), hampir 30 kali lipat getaran yang dipergunakan dalam siaran gelombang menengah (525 s.d. 1.605 kHz). Oleh karena itu, kalau satu putaran tombol dalam gelombang menengah 100 kHz, dalam radio gelombang pendek, yang terdiri dari tiga band, yang membagi jalur gelombang pendek menjadi tiga bagian, satu putaran tombolnya adalah 1.000 kHz, kira-kira 10 kali lipat radio gelombang menengah.
Oleh karena itu, dalam radio gelombang pendek ada pula yang kecepatan dialnya dapat diubah menjadi cepat (fast) atau lambat (slow). Akan tetapi, kami kira lebih baik memilih radio yang memiliki bukan hanya tombol utama pencari gelombang, tetapi juga ada fine tuning, disebut juga tombol band spread-nya.
3. Yang dapat menangkap gelombang sampai 22 MHz. Radio portabel yang biasa tampaknya kebanyakan memiliki jalur gelombang pendek dari 3,9 sampai 12 MHz. Kalau begini, hanya setengahnya dari jalur gelombang pendek dapat menangkap siaran yang dapat didengar. Yang paling baik adalah radio yang dapat menerima siaran sampai pada batas 22 MHz.
Radio Penerima Komunikasi
Radio penerima komunikasi yang harganya lebih mahal dari pada radio portabel sangat baik mutu dan efisiensinya, sehingga sangat menguntungkan dalam berbagai hal. Yang paling harus diperhatikan pada radio penerima komunikasi adalah bahwa walaupun harganya relatif murah, ada juga yang tidak bisa disarankan supaya dipakai oleh orang-orang, yang merasa kurang yakin untuk dapat menguasai pengoperasian dan perbaikan radio.
Karena dibandingkan dengan radio portabel, strukturnya rumit sekali. Sebaliknya, di antara radio penerima komunikasi, banyak radio-radio mewah, yang harganya di Jepang di atas 300 ribu Yen atau kira-kira Rp 630.000, yang mutunya sangat baik dan mudah distel, hingga dapat dipakai dengan leluasa. (Marilah Kita Dengarkan Radio Jepang / HSB)