Tell Friend  ·  Chat Room  ·  Bookmark Us  ·  Contact Us  ·  Site Map  ·  Free Email
advanced search
IDXC.ORG - Indonesian DX Club Website IDXC Free Email Service
Free Email Service
 @idxc.org
New user ? Sign up !
Radio Directory  ·  Indonesian DX Club  ·  Amateur Radio  ·  Citizen Band  ·  IBSI DX News  ·  Jembatan DX
CB Radio Directory  ·  Callsign Prefix  ·  Dirgantara  ·  DX Diploma  ·  IDXC Top 50  ·  QSL Gallery  ·  ITU  ·  HFCC
IDXC Shop  ·  Free Translation  ·  Regulation  ·  Download  ·  Web Awards  ·  Radio TV Links  ·  WAP Site


Dirgantara
Bulletin

Dirgantara Online
Vol 7 No 4 Jul-Agu 1997
Home
Dirgantara Online
  Indeks
Sapa Redaksi
Laporan Berita
Profil Stasiun
Komunikasi
Tinjauan Buku
Sosok
Sejarah Radio
DX Tips
Antena
Amateur Radio
Salam Kutoarjo
Redaksi

Volume 7
  Sapa Redaksi
Temu Pendengar Kapan Lagi

Itulah beberapa kalimat, yang tertulis dalam surat dari anggota IDXC, yang terus mengalir ke meja redaksi, menanyakan kapan diadakan pertemuan akbar pendengar radio, seperti yang pernah diadakan beberapa tahun silam. Bagi kami yang ada di redaksi merasakan kerinduan untuk kumpul kumpul lagi, saling tukar pengalaman, dan melepaskan kepenatan di sela kesibukan yang tiap hari dilalui. Pada dasarnya, kami pengurus IDXC maupun redaksi memang mempunyai program untuk mengadakan acara tersebut, tetapi tidak untuk tahun ini. Sementara ini, kami sudah bertekad untuk konsolidasi ke dalam terlebih dahulu.

Supaya tidak menimbulkan dampak kelangsungan penerbitan Dirgantara secara keseluruhan, dan kalau melihat situasi perpolitikan, yang dikaitkan dengan masalah keamanan, juga perlu dicermati. Sebab sebentar lagi akan dilangsungkan Sidang Umum MPR, maka seperti biasanya, segala bentuk penyelenggaraan pertemuan akan mengalami penelitian izin yang sangat ketat dari pihak berwajib. Oleh sebab itu, perlu ditegaskan lagi, bahwa kami belum ada rencana menyelenggarakan pertemuan yang melibatkan seluruh anggota maupun simpatisan.

Dengan sikap ini mohon jangan disalahartikan bahwa pengurus maupun redaksi mempunyai pikiran yang negatif atau mau mencari keuntungan sendiri. Kami tetap memberi kebebasan kepada seluruh koordinator untuk menyelenggarakan pertemuan, yang bersifat terbatas, yang bentuknya bisa macam-macam, dan tidak memerlukan izin dari pihak berwajib. Arena ini bisa dimanfaatkan untuk konsolidasi masing-masing koordinator dan anggotanya, serta memberi masukan kepada pengurus pusat, atau arena persiapan untuk pertemuan akbar yang nantinya akan dilangsungkan secara nasional.

Kami pengurus siap membantu dalam publikasi maupun yang lainnya, apabila dimungkinkan. Yang lebih penting lagi adalah agar daya kreasi koordinator daerah serta anggota tidak mandeg di sini saja. Serta yang lebih jelas lagi, peran serta koordinator daerah akan tercermin dari kegiatan yang diselenggarakan, koordinator Jawa Barat telah mempeloporinya. Ayo ditunggu kabar peran serta koordinator daerah lain, dalam meramu acara dari dan untuk anggota. Kapan lagi ? (DBR)

Surat dari Ibukota
Menang Memang Enak

Kita semua sudah tahu hasilnya dari suatu peristiwa besar yang digelar setiap lima tahun di bumi pertiwi ini. Ada yang keluar sebagai pemenang utama, karena dapat menguasai seluruh arena, tetapi ada pula yang belum seberuntung pemenang pertama, tapi masih cukup lumayan, sebab masih dapat pendukung. Itu membuktikan bahwa dukungan pihak-pihak yang berkaitan sangat berpengaruh dalam mencapai kemenangan yang diperolehnya. Beberapa waktu yang lalu, ada peristiwa yang mencemaskan, yaitu rencana ditutupnya RASI.

Tetapi seiring berjalannya waktu, seperti suatu pertempuran yang cukup hebat, hasilnya sekarang sudah tampak. Perlu kita ucapkan selamat berjuang terus pada awak RASI sehingga kita semua di seluruh pelosok bumi tetap dapat menikmati suaranya, kemenangan RASI merupakan kemenangan pula buat seluruh pencintanya. Kami, yang berada di dapur Dirgantara, juga merasa menang, maksudnya adalah tanggapan atas surat simpati dari pembaca cukup besar. Bahkan ada beberapa tambahan anggota baru. Sekaligus membuktikan hasil kerja keras kita semua membawa hasil. Seluruh jerih payah yang selalu dicurahkan untuk kelanggengan Dirgantara tidak sia-sia.

Berperannya koordinator-koordinator daerah juga sangat menunjang berkembangnya Dirgantara. Salah satunya adalah Temu Daerah Jawa Barat di bawah komando Mas Soekirno, yang berlangsung di Cirebon, tanggal 6 Juli yang lalu. Demikian juga beberapa stasiun luar negeri yang menghubungi pengurus, antara lain Suara Asia dan Radio Singapura Internasional melalui sambungan internasional. Selain untuk memonitor mata acara, juga dalam rangka perubahan status radio tersebut.

Selain itu, juga kedatangan tamu dari negeri jiran, Malaysia, Wan Mokhtar Ramlee, pendiri Kelompok Dengar RSI. Serta undangan berkunjung ke studio RSI kepada rekan Herbert Sunu Budihardjo. Ini menunjukkan bahwa klub kita, IDXC, dengan Dirgantara-nya, bukan hanya jembatan bagi anggota, namun untuk semua lapisan yang berkepentingan dengan informasi dan persahabatan. Tindak lanjut dari kemenangan yaitu mempertahankan dan meningkatkan, agar lebih solid, ataukah membiarkan begitu saja.

Ibarat sebuah biji yang jatuh di tanah yang subur, dengan iklim serta faktor lain yang diperlukan, sangat mendukung pertumbuhan biji tersebut hingga bisa berbuah dan membuat sejuk alam sekitar. Kepedulian semua pihak yang merasa memiliki IDXC dengan Dirgantara sebagai media terus diperlukan. Tanpa peran semuanya, maka biji yang kini mulai tumbuh tidak akan berkembang dengan baik, bahkan mati. Peran kami, pengurus dan redaksi hanyalah mediator.

Semua pembaca dan anggota adalah aktor yang akan memberi sentuhan, agar biji tersebut terus rindang dan rimbun. Kerja keras pengurus dan redaksi akan sia-sia kalau tidak diimbangi peran serta semua pihak. Sekali lagi, marilah kita berusaha mempertahankan kemenangan, sebab yang telah kita kalahkan adalah kekhawatiran dan ketidakpercayaan diri, maka supaya nilai kemenangan jadi berarti dan berhasil guna, bagi diri kita sendiri maupun pihak-pihak lain, secara langsung maupun tidak langsung, diperlukan kerja sama yang baik.

Saling bahu-membahu antara semuanya, yang masih menginginkan kelestarian. Mempertahankan kemenangan lebih berat, sebab godaan datang dari diri sendiri maupun pihak luar, oleh karena itu, jangan sampai terjadi tragedi matinya media informasi ini karena hal-hal yang sebenarnya dapat dihindari. Sebab kata orang, menang itu memang enak. (DBR)

 
Dirgantara Online - Vol 7 No 4 Jul-Agu 1997
About Us  ·  Tentang Kami  ·  Copyright 1998-2008 Indonesian DX Club  ·  Privacy Policy  ·  Contact Us  ·  Site Map
  IDXC Banner Space