Laporan dan Berita
Pertemuan dengan Abang
Bagi rekan-rekan penggemar siaran radio luar negeri, khususnya Ranesi tokoh yang satu ini memang lebih dari sekadar teman atau kenalan biasa bahkan mungkin sudah seperti kakak atau abang sendiri. Semakin sering kita bertemu dengannya, akan semakin jauh kita mengenal bidang tersebut, kloplah. Sikap sang abang kepada adik-adiknya pun seakan mampu menghapus barikade yang biasanya mengelilingi orang-orang yang jarang bertemu. Dialah Mas ASBARI NURPATRIA KRISNA, pengasuh acara DX Komunikasi Ranesi.
Acara yang sangat padat, nyaris kekurangan waktu siaran, namun tetap dibawakannya dengan santai, gaya sang penyiar. Pertemuan dengannya mengingatkan kita pada peristiwa empat tahun yang lalu, tepatnya pada acara temu pendengar di kota Gudeg, medio Februari 1993. Kali ini pertemuan dilaksanakan di tengah kesibukannya dalam kunjungan kerja ke Tanah Air sehubungan dengan Peringatan 50 Tahun Siaran Radio Nederland. Perhatian sang abang terhadap keberadaan pendengar radio terlihat sekali dari kesediannya untuk bertemu rekan-rekan dua kali.
Pertemuan pertama pada hari Kamis tanggal 3 Oktober 1997 bertempat di Hotel Ibis Tamarind, Jl. K.H. Wahid Hasyim Jakarta. Pertemuan dimulai sekitar pukul 19.00 WIB berlangsung sampai menjelang pukul 23.00 WIB dan dihadiri oleh delapan orang, diisi dengan wawancara antar rekan yang hadir dengan dipandu oleh Mas Asbari. Jumlah peserta yang minim disebabkan karena sempitnya waktu penyebaran informasi mengenai waktu dan tempat pertemuan, karenanya Mas Asbari berjanji untuk menyediakan waktu lagi guna rencana pertemuan berikutnya.
Sekalian memberi kesempatan rekan-rekan yang berhalangan hadir atau yang berdomisili di luar Jakarta. Bak gayung bersambut rekan kita Beno bersedia menjadi tuan rumah ditambah lagi dengan kehadiran pasukan Matraman 30. Dalam pertemuan hari Minggu, 3 November 1996 hadir 21 orang, mereka datang dari Tuban, Kutoarjo, Indramayu, Bandung, Sukabumi, Palembang dan Jabotabek. Antusiasme rekan rekan peserta pertemuan yang berlangsung sekitar lima jam itu menjadi bukti bagi abang kita betapa kelirunya ide penghapusan siaran Ranesi yang muncul sekitar tiga tahun yang lalu.
Mereka telah berusaha datang dan memeriahkan suasana pertemuan. Diharapkan tetap setia dengan hobinya menekuni acara-acara radio luar negeri favorit masing-masing. Sebagian dari kita senang mendengarkan siaran luar negeri karena keterbukaannya dalam penyampaian berita berita dari Indonesia. Banyak juga yang lebih senang pada pelestarian hubungan antar club pendengar atau dengan pribadi penyiar lewat acara Pilihan Pendengar misalnya. Sebagian lagi memantau berita-berita olah raga, wawancara dengan tokoh-tokoh, musik jazz, dan DXing.
Rasanya acara DX Komunikasi punya mas Asbari ini bisa memenuhi semua keinginan tersebut. Kepada Mas Asbari yang telah bersedia untuk bertemu dengan pendengar setia Ranesi, serta memberi petunjuk dan saran untuk kemajuan club, khususnya IDXC, kami ucapkan banyak terima kasih. Semoga hubungan kita bisa lebih ditingkatkan ke arah kemajuan cara berpikir yang lebih positif dan berguna bagi bangsa Indonesia. So, stay tune, and 73's. (SAS)
Redaksi
Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab
Aries Subagyo
Wakil Pemimpin Redaksi
Drs. Herbert Sunu Budihardjo
Redaktur Pelaksana
- Dwi Budhi Rahardjo, S.E.
- Soehartono Ashar
- Akbar Indra Gunawan
- Soekirno
- Ahmad Kadafi
- Kustiyono