Bengkel DXer
Tanya : 1. Apakah nama Kustiyono, SWL RAFC 11 Kudus (di Jawa Pos, Jum'at Legi, 3 Mei 1991), yang memodifikasi hygain untuk FM itu juga pengurus IDXC Kudus, Jawa Tengah ? Jika ya, di manakah dia meletakkan booster FM tersebut, dekat radio atau antena ?
2. Saya punya gambar (lihat gambar). Pertanyaan saya :
(a). Apa maksud tanda VCC itu ?
(b). Apa maksud gambar B itu ?
(c). Regulator (skema) untuk booster penerima FM !!
(d). Compo saya di bagian belakangnya terdapat tulisan DIN, dengan soketnya berbentuk lingkaran. Fungsinya apa ? Socket berbentuk lingkaran di pinggirnya ada lubang-lubangnya.
3. Setelah Bung Kadafi membaca hygain untuk FM stereo di atas, bagaimana seandainya ground plane bagian atas itu diturunkan berhimpitan dengan ground plane bagian bawah, dengan potongan aluminium 75 cm. Jadi jumlah ground plane ada delapan buah, seperti gambar di samping, apa tidak mengubah nilai SWR ?
4. Pemasangan Galaxy atau equalizer itu sebelum tone control atau setelah tone control, sebelum diumpan ke power amplifier ? Serta seandainya ditambah surround, diletakkan di mana ? Urutannya ?
5. Tape deck saya bagian belakang terdapat line in berupa soket, fungsinya untuk apa ? Sebab setelah saya coba atau umpan tuner radio, suara yang keluar jadi kecil sekali. Apakah untuk merekam ? (Amir Makhmud, IDXC-0182/INS, Malang, Jawa Timur)
Jawab : 1. Benar. Dekat radio.
2. (a). VCC untuk pengumpan
(b). Untuk penyambung antara booster dan tuner
(c). Untuk memperkuat sinyal yang diterima antena, sehingga bisa diterima seperti aslinya, sinyal yang lemah menjadi kuat
(d). Untuk menggabungkan dengan ampli yang lain.
3. Ada pengaruhnya, sebab fungsinya untuk ground plane.
4. Sebelum pemasangan tone control, di depan tone control. Urutannya : Head - Pre Ampli - Galaxy - Equalizer - Surround - Tone - Ampli.
5. Untuk menggabungkan antara rangkaian satu dengan rangkaian yang lain, bukan untuk merekam. Apa memasangnya terbalik ? Silakan koreksi terlebih dahulu, bila masih pelan-pelan, tambah resistor. (Ahmad Kadafi)