DX Mania
Iin Karmilla: Mulanya Sih Biasa-biasa Saja, tapi Lama-lama, Wow...
Jangan sekali-kali Anda menantang cewek ini berkelahi. Meski cewek, dia nggak akan pikir-pikir atau takut untuk berkelahi. Mau tahu kenapa ? Soalnya dia punya keyakinan diri yang kuat dalam hal bela diri. Hati-hati, dia atlet anggar yang disegani di daerah Kalimantan Barat. Tapi, apa bener anggar bisa dikategorikan sebagai olah raga bela diri, In ? "Eee... jangan anggap sepele atlet anggar ya. Ayo, siapa yang berani anggar sama saya," ujar cewek yang dikaruniai nama IIN KARMILLA.
Belum berapa lama ini, Iin sempat melanglang ke Jakarta mengikuti pertandingan anggar tingkat nasional mewakili kontingen Kalimantan Barat. Bagaimana hasilnya, In ? Juara ya ? Tapi kok nggak tampil di Sea Games XVII Singapura kemarin ? "Bagaimana bisa menang dan mewakili Indonesia ke Sea Games kalau kondisi nggak fit," ujar cewek yang punya cita-cita jadi foto model. "Bertanding rasanya seperti melayang-layang, mana bisa menang," tambahnya.
Mungkin nama Iin Karmilla pernah Anda kenal di udara, karena memang dia gemar pula memantau siaran gelombang pendek. Kepada Dirgantara, Iin membeberkan pengalamannya selama ini. Iin mengenal Radio Luar Negeri (RLN) sebenarnya sudah lama, sejak masih di kelas VI SD. Tapi, ya cuman dengerin gitu-gitu aja (yang kayak gimana sih ? red.), belum pecandu berat alias baru kenal. Eee... nggak tahunya semenjak kelas I SMP, saya ngebet banget dengerin RLN. Apalagi dengar warta berita, berita-beritanya aktual sekali.
Seperti halnya pendengar RLN yang lain, Iin juga tidak begitu saja mengenal dunia RLN. Kebetulan eyang juga pendengar siaran luar negeri, karena beliau hobi berat dengar RLN, ya Iin ikutan dengar. Mulanya, memang nggak minat, tapi lama-lama jadi senang. Bahkan beliau menjadi teman diskusi Iin, tempat Iin berkonsultasi tentang berita-berita yang disiarkan. Pemancar favorit beliau adalah : BBC, Voice of America, Deutsche Welle, Radio Australia, dan Radio Nederland.
Tentu saja, stasiun-stasiun tersebut juga menjadi favorit saya. Suatu saat, beliau menyarankan agar Iin mencoba kirim surat ke RLNSI, biar tahu gimana wajah-wajah penyiar. Tentu saja, Iin langsung kirim. Iin minta kiriman barang cetakan ke RASI, DW, RN, VOA. Akhirnya, tahulah Iin akan acara-acara mereka, dari pedoman acara yang dikirimkan. Tanpa disengaja, jarum gelombang radio Iin berpindah gelombang (iiih... ada setannya, tuh, bisa gerak sendiri, kotak setan beneran, red.).
Saya bisa dengar siaran Radio Jepang NHK, dan merembet ke stasiun radio lainnya, seperti Radio Veritas Asia, Radio Korea KBS. Karena sering dengerin acara Pilihan Pendengar, saya jadi tahu nama dan alamat orang-orang beken, seperti Eddy Setiawan, Adnan Saputra. Kepada mereka, saya minta alamat radio LN yang belum Iin ketahui. Wow... seneng deh bisa dengerin banyak radio.
Tapi, ada juga sebelnya, karena sampai saat ini pun ada stasiun yang Iin kirimi surat, tapi balasannya belum pernah nongol. Nggak tahu suratnya minggat ke mana (kalau macam gitu, hampir pernah tuh ngalami, red.). Di samping acara warta berita, Iin juga suka dengan acara pendidikan dan kebudayaan, bisa menambah pengetahuan atau wawasan di luar sekolah. Iin rasa, memonitor siaran radio luar negeri adalah hobi yang positif.
Apalagi, Iin sebagai pelajar harus tahu banyak tentang perkembangan dunia. Peristiwa apa yang terjadi di sana, kita bisa tahu dari siaran radio luar negeri ini, meskipun waktu siarannya sangat terbatas. Yang tadinya tidak kenal, bisa kenal. Hanya sayangnya, mengingat jarak yang sangat jauh, Iin nggak bisa copy darat, lewat surat pun nggak mengapa, yang penting ada tali persahabatan, persaudaraan. Syukur-syukur kalau dapat jodoh, boleh juga tuh...
Eeh, cowok idola kamu yang kayak apa, tho ?? Pokoknya yang ideal deh... penuh pengertian serta kasih sayang, tentunya. Nah, lho, mungkin ada teman-teman IDXC yang ingin kenalan. "Silakan, tapi jangan kirim surat tagihan, surat gadai. Syukur ada disertai perangko balasan sekalian. Jadi, nggak terlalu merepotkan kalau banyak surat masuk," ujar cewek yang nampak lebih dewasa dari umur yang sebenarnya.
Iin memang masih remaja, sekarang duduk di salah satu SMA negeri di Kalimantan Barat sana. Lebih jelasnya, tanya aja langsung ke alamatnya. Siapa tahu, dapat oleh-oleh khas Kalimantan Barat. Tapi awas, jangan mengajak dia berkelahi, lho. Bisa-bisa babak belurlah yang akan Anda terima. Bukan begitu, In ? (bo)
Iin Karmilla, Jalan Daeng Menambon, Asrama Kodim 1201 / PTK, Mempawah 78911, Kalimantan Barat.