Sapa Redaksi
Refleksi 2002
Perjalanan klub kita sudah menapaki tahun ke-12. Pasang-surut dengan berbagai permasalahan menjadi warna tersendiri. Dari ide permulaan berdirinya klub sudah jelas bahwa dengan menekuni dunia DX akan membawa anggota klub menjadi warga dunia yang diperhitungkan, dan menjadi duta bangsa untuk keharuman dan kejayaan negara Indonesia. Dari ide yang mulia ini mengandung arti yang sangat dalam, yaitu rasa tanggung jawab untuk mewujudkannya (walaupun entah kapan benar-benar terwujud).
Sementara, tantangan keras terus datang menghadang, dan permasalahan silih-berganti menyita waktu dan perhatian, sehingga konsentrasi terpecah-belah yang berakibat pada kinerja secara keseluruhan menjadi menurun dengan drastis. Bahkan mengalami kevakuman cukup panjang. Pola keterbukaan yang selama ini diterapkan diharapkan akan berpengaruh positif apabila semua anggota ikut menanggapi dan memberi masukan. Jadi jangan ragu-ragu memberi tanggapan karena kepedulian. Karena kepedulian anggota akan menambah umur kelangsungan hidup klub ini.
Memang kadang terasa pahit dengan keterbukaan tersebut sepertinya menelanjangi. Tapi komitmen untuk menjalankan keterbukaan harus tetap dijalankan, dan nantinya akan menjadi hal yang biasa bagi kehidupan organisasi ini. Dinamika yang dihadapi oleh klub ini harus cepat diantisipasi agar berpengaruh positif kepada kemajuan dan makin diterimanya keberadaan klub di kancah percaturan dunia komunikasi. Bahkan perbedaan pendapat yang selama ini ada kalau bisa diminimalisir dan segera disatukan agar mengurangi jumlah masalah atau pekerjaan rumah yang makin menumpuk untuk diselesaikan.
Mulailah dengan sikap disiplin sehingga kepercayaan dapat tumbuh lagi dan pola atau budaya lama yang kurang baik dapat dihilangkan. Tatanan baru akan akan mewarnai kehidupan klub kita ini. Sumber dana terus menggelayuti semenjak berdiri hingga hari ini perlu dibuat rumusan atau rencana jangka pendek, menengah dan model penyelesaian supaya sedikit demi sedikit dapat terselesaikan dan akhirnya klub akan mengalami surplus dana dan anggota akan berlangganan lebih murah, rutinitas terjaga, kegiatan lebih beragam, dan akan mampu bertahan lebih lama.
Selain itu dalam perjalanannya yang ke-12 tahun pengurus diundang untuk wawancara tentang keberadaan IDXC oleh Radio M97FM Jakarta. Dan mengadakan beberapa sayembara yang dapat diikuti oleh siapa saja. Sebenarnya refleksi ini terbersit dari rasa cinta akan kelangsungan klub kita ini, walaupun ada kegalauan tapi yakin dan semangat untuk terus menggeluti hobi, yang cukup langka dan unik. Semoga !! (DBR)
Terima Kasih kepada Pimpinan dan Staf Radio M97FM
atas Wawancaranya yang Diudarakan pada
Hari Rabu, 10 April 2002, Pukul 17.00-18.00 WIB
Belajar Menyanyi, Oh Asyiknya
Pengantar: Meskipun tidak setiap momentum hal yang satu ini diselenggarakan, namun peserta dari tahun ke tahun selalu saja bertambah. Bukan karena hadiahnya yang menarik, melainkan karena memang peserta menyukainya. Sekaligus belajar bagaimana mengucapkan bahasa asing dalam nyanyian. Beberapa stasiun radio yang menyelenggarakan secara rutin adalah Radio Korea Internasional (RKI), Radio Taipei Internasional (RTI), dan Radio Jepang NHK World. Caranya bisa direkan dalam kaset, maupun melalui telepon.
Kala hati suka maupun duka yang paling tepat untuk menyalurkan rasa suka atau tersebut dengan menyanyi. Hal ini terlihat dengan menjamurnya rumah-rumah karaoke maupun melonjaknya perangkat audio video yang ada fasilitas karaokenya. Bagi kita yang sering mendengar siaran radio luar negeri mempunyai mata acara belajar menyanyi seperti NHK, RTI, RKI, dan lain-lain. Memang lagu yang digunakan adalah bahasa nasional siaran yang dipancarkan, yaitu Mandarin, Korea, dan Jepang.
Keistimewaan acara ini selain stasiun radio yang bersangkutan menyediakan teks lagu dalam bahasa asli dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Pendengar yang tertarik dapat mengajukan permintaan ke stasiun yang bersangkutan. Jadi cukup karaoke di rumah dengan biaya relatif cukup murah, dan dapat melibatkan keluarga. Tentunya sembari mendengarkan siaran radio yang bersangkutan. Keistimewaannya lagi adalah di penghujung tahun biasanya diadakan lomba menyanyi, yaitu dengan mengirimkan rekaman suara nyanyian dalam kaset.
Hadiahnya jangan tanya, lumayan bagus dan istimewa. Mulai dari pesawat radio, jam tangan, kamera, sampai cendera mata lainnya. Tentu saja bagi para pememangnya. Membuat belajar menyanyi bertambah semangat. Betapa senang, hadiah datang, dan hati pun riang. Selamat mencoba. (Dwi Budhi Rahardjo)