Teknologi Komunikasi
Radio Putar di Cina : Mengatasi Kekurangan Baterai dan Informasi
Pengantar : Freeplay, pembuat radio putar yang dikembangkan oleh penemu Inggris Trevor Baylis O.B.E., telah memutuskan untuk tidak lagi memproduksi radio di Afrika Selatan dan memindahkannya ke Cina. Perusahaan itu mengatakan alasan utama keputusan itu adalah biaya buruh. Keputusan itu disambut dengan kemarahan di Afrika Selatan. Tiga ratus pekerja penyandang cacat akan kehilangan pekerjaan di sebuah pabrik yang menurut Nelson Mandela dianggap sebagai keberhasilan Afrika Selatan. Baylis, yang kontaknya dengan perusahaan itu hanya melalui pengacaranya, menyatakan kepada Media Network pemindahan itu hanyalah sebagai "bodoh dan kasar."
Menyaksikan Dokumenter TV
Ceritanya bermula sepuluh tahun lalu, ketika Trevor Beylis menyaksikan dokumenter TV tentang AIDS di Afrika. Dalam acara itu, disebutkan bahwa banyak orang kurang mendapat informasi, karena buta huruf dan kekurangan radio. Bahkan bila pun ada radio, masih kekurangan baterai dan tenaga listrik untuk menghidupkannya. Tiba-tiba otak Baylis bekerja : sebuah radio bertenaga putaran jam, persis seperti gramofon lama. Maka ia pun mulai membuat contoh radio itu, dan meskipun masih kasar dan agak sulit beroperasi, ia membuktikan teorinya itu jalan.
Awal yang Keras
Walaupun pembaharuannya itu ditayangkan di televisi BBC, tak ada bank atau lembaga keuangan komersial di Inggris yang bersedia untuk membiayai pengembangan proyek itu. Sesudah empat tahun yang penuh frustrasi, dan selama itu tak seorang pun mempedulikannya dengan sungguh-sungguh, pakar keuangan perusahaan Christopher Staines dan pengusaha Afrika Selatan Rory Stear bertemu dengan Baylis dan mendirikan BayGen Power Industries di Cape Town, mempekerjakan penyandang cacat untuk membuat Freeplay Wind Up Radio.
Keputusan untuk mempekerjakan penyandang cacat dianggap sebagai pencaplokan hubungan masyarakat yang besar bagi perusahaan, yang kini diambil dengan sungguh-sungguh oleh pemerintah dan lembaga yang pada awalnya acuh tak acuh kepada Baylis. Perusahaan-perusahaan Internasional besar seperti Coca Cola memesan radio khusus ini untuk tujuan promosi. Meskipun memperoleh banyak penghasilan, langkah ini barangkali merupakan tanda pertama bahwa perusahaan itu harus mengubah tujuan utamanya yang harus disesuaikan dengan kebutuhan untuk meningkatkan volume penjualan.
Kenyataan Komersial
Kini Freeplay mengatakan bahwa pasar Afrika tidak menguntungkan, dan perusahaan telah meningkatkan usahanya untuk mencari pasar di negara berkembang untuk menyerap pendapatan yang besar. Hanya 20% datang dari sektor yang merupakan sasaran utama : pemerintah dan LSM. Jumlah besar penjualan, yang meningkat sampai US$ 40 juta pada akhir fiskal Maret 2000, berasal dari eceran di Amerika Serikat dan Eropa. Radio putar telah membuktikan benar-benar menakjubkan dan berguna, misalnya selama terjadi padamnya listrik di California.
Perusahaan membenarkan keputusannya dengan menunjuk bahwa biaya per unit radionya dapat dipotong sampai 50%, dari sekitar US$20 menjadi US$10, apabila produksi dialihkan ke Cina. Ditunjukkannya juga tarif tinggi sampai 40% berlaku di beberapa negara Afrika. Menurut perusahaan itu, Afrika sebagai keseluruhan akan beruntung dengan pemindahan produksi ke Cina. Tangan nirlaba perusahaan, Yayasan Freeplay, baru-baru ini mencari stasus dermawan di Amerika Serikat untuk mengumpulkan uang bagi proyek baru dan yang sudah ada di Afrika.
Kecemasan Buruh
Ketua dan Kepala Eksekutif Freeplay Rory Stear mengatakan perusahaannya telah mendirikan usaha komputer yang diperbaharui untuk menyediakan pekerjaan bagi mantan karyawan namun Persatuan Buruh Metal Nasional Afrika Selatan sangat sinis pada kegiatan secara keseluruhan. Juru bicara Buruh Dumisa Ntuil mengatakan, "mereka menggunakan Afrika Selatan sebagai papan loncat sejalan untuk mendapat pasar global." Ntuli prihatin bahwa ini hanya merupakan puncak dari gunung es belaka. "Kami kuatir bahwa Afrika Selatan ditendang seperti sepak bola oleh perusahaan yang tidak mempunyai visi jangka panjang bagi ekonomi Arfika Selatan, atau investasi pada infrastruktur yang nyata."
Trevor Baylis menolak bahwa perusahaannya bermaksud untuk memeras tenaga kerja Afrika Selatan. Sekitar setahun lalu, ia memutuskan semua hubungan dengan perusahaan. Namun berbicara kepada Media Network dari rumahnya di Inggris, Baylis mengatakan bahwa memindahkan produksi dari Afrika Selatan tidak pernah dibicarakan meskipun ia masih tetap terlibat. Ia menuturkan kepada kami bahwa keputusan itu menyedihkan hatinya. "Saya kira keputusan itu bodoh dan kasar," Baylis yakin bahwa keputusan itu akan membuktikan sebagai mala petaka besar hubungan masyarakat bagi Freeplay. (RN DX-Komunikasi / ANK / HSB)
Muncul di Cakrawala
Pengantar : Bayangkanlah ke masa depan, ketika dengan bantuan perangkat telepon genggam kecil, kita juga mendengarkan siaran radio kesayangan kita, memotret, mengakses Internet, dan mendengarkan musik kesenangan kita... semuanya digerakkan oleh baterai kecil saja.
Salah satu pemuka dalam lomba untuk menghasilkan generasi komputer genggam baru adalah Universitas Twente di Enschede di bagian timur Belanda. Para peneliti di sana telah mencatat pertumbuhan luar biasa dalam penggunaan telepon genggam. Mereka telah menyiapkan sasaran untuk meningkatkan jangkauan pelayanan yang ditawarkan oleh perangkat tanpa kabel itu, sambil menurunkan baik harga maupun penggunaan energi komputer semacam itu.
Komputer Mungil
Gerard Smit, guru besar kepala di universitas tersebut mengatakan, "Saya idamkan suatu perangkat yang dapat bekerja sebagai telepon, pemutar CD, peta kawasan, komputer jinjing, kamera, dompet elektronik, dan lebih banyak lagi. Perangkat itu harus pas pada kantong baju kita, dan digerakkan oleh baterai kecil." Dr. Smit adalah pimpinan proyek Chameleon, proyek penelitian yang bertujuan untuk membuat perangkat komunikasi genggam yang kecil dan perangkat komputer dalam 4 sampai 5 tahun.
Energi Tinggi, Konsumsi Rendah
Perangkat tanpa kabel masa depan ini akan sangat efisien energi. Gerard Smit mengatakan, "Janganlah kita terlalu banyak berharap pada baterai penemuan baru. Pada dasarnya, kita perlu melihat pada perangkat genggam tanpa kabel itu sendiri, dan upaya yang efisien energi, yang memungkinkan kita dapat membuat program dalam perangkat itu. Dengan kata lain, saya hanya memindahkan fungsi yang benar-benar saya perlukan pada saat yang pendek."
Dan tentu saja pemilik perangkat genggam dapat memperoleh beberapa tingkah laku hemat energi, kata pimpinan proyek, Smit. Meskipun mungkin dapat mendengarkan musik di rumah dari mana pun dengan menggunakan perangkat genggam ini, tetapi akan lebih efisien energi apabila menurunkan semua informasi, musik, dan film yang Anda perlukan lebih dahulu. Anda tinggal menghubungkan perangkat genggam ke sebuah komputer, yang tersambung ke jaringan listrik, di rumah. Dan ini menghemat pemakaian baterai Anda yang mahal.
Chip Baru Komputer Baru
Rekan Gerard Smit dan spesialis chip, Prof. Bram Nauta, yakin bahwa "super chip" yang diperlukan perangkat genggam multifungsi itu agar bekerja, akan siap dalam 4 tahun. "Seluruh dunia sedang mengerjakan chip yang lebih kecil dan lebih canggih. Bila sekarang Anda membeli chip Pentium, chip itu mempunyai 20 juta elemen atau transistor. Dalam lima tahun, saya yakin akan ada chip dengan 200 juta transistor. Dan chip ini akan mempunyai kemampuan lebih beragam ketimbang chip Pentium.
Chip seperti itu akan mempermudah perjalanan Anda dengan menggunakan telepon atau komputer genggam. Misalnya, kini beberapa jenis telepon genggam bekerja di Eropa, lainnya di Amerika Serikat, dan lainnya lagi di Asia Tenggara, karena chip pada perangkat ini semuanya bekerja dengan pembakuan yang berbeda.
Namun kini sebuah chip baru yang baru-baru ini dikembangkan, dapat mengetahui gelombang radio di negara chip itu berada dan menangkap telepon genggam dengan situasi lokal. Perangkat uji coba masih besar dan berat, dan menggunakan banyak energi, tetapi dalam lima tahun, akan menjadi lebih kecil.
Murah "Online"
Peneliti lain, seperti D. Sonia Heemstra de Groot dari Departemen ilmu Komputer pada Universitas Twente telah mencari jalan untuk menurunkan biaya telepon dan akses Internet. "Telepon genggam menggunakan apa yang kita kenal sebagai "pengubah sirkit", yang berarti sejak saat saya ingin berkomunikasi, saya harus mendapatkan sambungan, dan saya harus membayar. Dalam data komunikasi melalui komputer, kita menggunakan sesuatu yang dinamakan "pengubah paket".
Itu berarti kita mengirimkan paket informasi, dan kita hanya membayar untuk sebagian biaya sambungan yang kita butuhkan untuk mengirim informasi. Selagi kita menggunakan sebagian sambungan itu, pada saat yang sama, kita masih tetap tersambung dalam jaringan. Cara itu lebih murah untuk tetap bertahan pada sambungan dan semua aplikasi yang kita gunakan pada komputer kita, seperti email dan penggunaan Internet, akan juga dapat diakses dari komputer genggam.