Amateur Radio
Ber-QSO Lewat Repeater Telaga Renjeng
Kehadiran perangkat komunikasi canggih seperti telepon genggam yang belakangan ini menjadi trend di masyarakat ternyata tak menjadikan stasiun radio amatir hilang dari peredaran. Perangkat itu dan para penggemarnya masih meramaikan udara. Mengapa demikian ? Karena alat komunikasi yang satu ini terbilang sangat murah. Setiap pembicaraan tak mengenal pulsa. Bagi pemegang telepon genggam, tiap pembicaraan berarti rupiah.
Kelebihan telepon genggam, pemakai bisa mengontak (ataupun sebaliknya, dihubungi) hampir seluruh nomor telepon. Tetapi stasiun radio amatir hanya dapat ber-QSO (berkomunikasi, red.) dengan stasiun radio dalam frekuensi yang sama pula. Jika ber-QSO dengan sesama pemilik stasiun radio, akan lebih baik bila menggunakan repeater, karena dapat menjangkau jarak yang lebih jauh.
Repeater adalah suatu transceiver yang dapat memperbesar sinyal yang masuk, untuk dipancar kuatkan (dipancar ulangkan) kembali pada frekuensi tertentu. Repeater dipergunakan untuk memperkuat sinyal yang lemah agar dapat menjangkau jarak yang lebih jauh. Mengingat besarnya manfaat repeater, ORARI Lokal Brebes sejak tahun 1997 mengoperasikan alat pancar ulang itu. Repeater dengan frekuensi 146,780 MHz berkekuatan 200 watt hingga kini berdiri kukuh di kompleks pabrik jamur P.T. Zeta Agro Corporation, tepatnya di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan.
"Untuk lebih mengenalkan obyek wisata di wilayah Brebes, repeater tersebut diberi nama Telaga Renjeng, sebuah telaga yang berisi ribuan lele. Manfaat Repeater Telaga Renjeng ini cukup besar untuk menjembatani komunikasi antar stasiun radio amatir," tutur Muarief, Ketua ORARI Lokal Brebes.
Muarief, dengan callsign YB_JVQ, menyebutkan jangkauan pancar ulang Repeater Telaga Renjeng mampu menembus wilayah pantura, dari Tegal, Slawi, Brebes, Cirebon, sampai Indramayu, Jawa Barat. Wilayah pantai selatan Pangandaran sampai Jakarta, yang semula tak mampu ber-QSO dengan pantura, sekarang makin lancar dengan kehadiran repeater ini. Sebelum repeater ini berdiri, anggota ORARI Lokal Brebes lebih banyak menggunakan fasilitas Repeater Gunung Prau. Sekarang repeater repeater dari Pemalang, Jepara, dan Gunung Muria masih dapat dipergunakan.
Repeater Telaga Renjeng dilengkapi antena setinggi 30 meter, berada pada posisi sekitar 900 meter di atas permukaan air laut. Kelebihan repeater ini bekerja 24 jam non-stop, karena mendapat suplai aliran listrik permanen dari pabrik jamur. Sedangkan repeater lain biasanya menggunakan tenaga baterai / aki, yang setiap saat harus diisi ulang. Menurut Muarief, repeater ini pernah tiga kali rusak tersambar petir karena terlalu tinggi. Daya pancar ulang suatu saat bisa berkurang, tergantung pada cuaca.
Mojok
Sesuai dengan etika radio amatir, pengguna repeater apabila diminta akan dengan senang hati mengirim berita ke alamat yang dituju, baik itu berita duka maupun berita penting lain yang dimintakan bantuan untuk dikirim. Dia tidak akan menggunakan udara untuk kesenangan pribadinya, sehingga mengurangi kesenangan orang lain. Jadi, tidak pada tempatnya, repeater digunakan untuk pembicaraan yang tak perlu, misalnya mojok, killing the time, atau cerita ini itu.
Bilamana kita ber-QSO, kemudian ada stasiun radio amatir lain masuk akan menggunakan repeater itu, pihak yang mendengar pada gilirannya harus memberitahukan bahwa stasiun tersebut dipantau, dan diharap menunggu sebentar. Setelah itu segera menyilakan stasiun tadi menggunakan frekuensi. Dalam menggunakan repeater, tidak dikenal Net Control Station (NCS) seperti pengguna pesawat dua meter kolongan yang tak dilengkapi izin radio amatir dari P.T. Telkom.
Sebagai wujud sumbangsih kepada daerah, ORARI Lokal Brebes telah memanfaatkan fasilitas ini untuk memperkenalkan Kabupaten Brebes lewat kegiatan Special Net pada HUT ke-10 ORARI Lokal Brebes. Kegiatan ini diberi nama Brebes Berhias Special Net 2000, yang berhasil mengenalkan kepada amatir radio seluruh Indonesia. Lewat kegiatan itu, tercatat 650 stasiun radio dari perbagai pelosok tanah air check in pada event khusus ini. (SM/ASB)