DXperimen
Contoh Surat LPS untuk Stasiun Radio di Indonesia
............... (A) ...............
Kepada Yth.
........................................
........................................
........................................
Dengan hormat,
(1) Saya menaruh minat besar pada berita dan hiburan yang disiarkan lewat
radio. Agar cakupannya menjadi lebih luas, maka saya pergunakan radio
gelombang pendek. (2) Meskipun saya mengetahui siaran Anda ditujukan ke
wilayah pendengar setempat saja, mungkin Anda tertarik mengetahui bahwa
siaran Anda tersebut dapat pula didengar di tempat saya. (3) Bila cuaca baik,
isyarat radio Anda dapat dengan jelas terdengar di tempat saya, dan saya
dapat mengikuti beberapa mata acara kata, dan tentu saja juga acara acara
musik.
(4) Sekedar gambaran betapa baik stasiun Anda dapat
didengar di tempat saya, berikut ini saya cantumkan beberapa catatan mengenai
siaran Anda baru baru ini. (5) Di tempat saya, siaran Anda dapat didengar
sewaktu waktu. Kadang kadang, isyarat radio Anda terlalu lemah untuk dapat
saya ikuti, tetapi pada tanggal ........ (A) ........ keadaannya cukup
baik, sehingga saya dapat menyusun catatan penerimaan berikut ini. Semoga
bermanfaat untuk Anda. (6) Pukul ..... (B) ..... Waktu Indonesia Barat,
saya menangkap siaran Radio .......... (C) .......... pada gelombang .....
(D) ..... meter.
(7) Kekuatan isyarat radio Anda di tempat saya adalah
.......... (E) .......... Gangguan timbul dari stasiun radio pada gelombang
..... (D) ..... Di samping itu, di gelombang pendek timbul gangguan badai
tropis. Pada saat demikian, tingkat gangguan alam tersebut adalah ..... (F)
..... (8) Ketika itu, saya dapat mengikuti bagian bagian berikut dalam acara
Anda .......... (J) .......... (9) Saya menggunakan pesawat penerima ......
(G) ...... bergelombang pendek, yang harganya kira-kira ..... (H) .....
Dolar Amerika. Antena yang digunakan adalah .......... (I) ..........
(10) Saya harap perincian ini cukup memadai sebagai
gambaran tentang siaran Anda, yang dapat diterima di tempat saya. (11)
Semoga rincian laporan saya dapat dicocokkan dengan catatan siaran Anda.
Bila catatan ini sesuai, harap memberi tahukan kepada saya, bahwa saya
benar benar telah mendengarkan siaran Anda, baik melalui kartu pos maupun
dalam jawaban lain. Tak banyak orang menyadari bahwa gelombang pendek dapat
diterima di bagian lain dunia ini, dan alangkah menyenangkan apabila saya
dapat memperlihatkan kepada rekan rekan saya, bahwa penangkapan ini dapat
dilakukan.
(12) Bersama ini, saya sertakan beberapa kartu pos bergambar
dari daerah tempat tinggal saya ..... (K) ....., terletak ..... (L) .....
dari ibukota kami, ..... (M) ....., dan berpenduduk kira-kira ..... (N)
..... jiwa. (13) Saya juga telah mendapatkan beberapa prangko Indonesia
terlampir untuk biaya pengiriman Anda. (14) Terima kasih atas perhatian
Anda terhadap kami. Bantuan dan kesudian Anda memberikan jawaban sangat
kami hargai. Sambil menunggu jawaban Anda, saya tetap berharap dapat lebih
banyak mendengar siaran siaran stasiun Anda.
Hormat kami,
( ......................... )
Catatan : (A) Tanggal hendaknya ditulis lengkap; (B) Waktu
lokal, jangan UTC; (C) Nama stasiun; (D) Panjang gelombang, hendaknya sampai
dua desimal, dua angka di belakang koma; (E) Kekuatan sinyal : kuat - sedang
- lemah - sangat lemah; (F) Interfensi atau gangguan alam : rendah - sedang
- tinggi - sangat tinggi; (G) Model radio, dengan penjelasan : radio biasa -
radio untuk hubungan komunikasi atau model profesional; (H) Atau Rupiah; (I)
Tipe antena, diisi dengan : rentangan kawat melintang - bertiang ganda -
antena dalam - antena loop;
(J) Detail program; (K) Nama kota; (L) Jarak; (M) Nama
ibukota; (N) Jumlah penduduk. Jangan gunakan bahasa Inggris, istilah
frekuensi, kartu QSL, SINPO, SIO, dan sebagainya, karena pada dasarnya siaran
stasiun stasiun radio itu ditujukan untuk pendengar setempat saja. Kirimkan
ucapan terima kasih setelah menerima balasan, atau ulangi lagi menulis surat
untuk menanyakan balasan, atau mengirim laporan penerimaan siaran lagi.
Silakan coba. (DXing Indonesia, edisi kedua, Agustus 1985, RN / JB Kereh)