Tell Friend  ·  Chat Room  ·  Bookmark Us  ·  Contact Us  ·  Site Map  ·  Free Email
advanced search
IDXC.ORG - Indonesian DX Club Website IDXC Free Email Service
Free Email Service
 @idxc.org
New user ? Sign up !
Radio Directory  ·  Indonesian DX Club  ·  Amateur Radio  ·  Citizen Band  ·  IBSI DX News  ·  Jembatan DX
CB Radio Directory  ·  Callsign Prefix  ·  Dirgantara  ·  DX Diploma  ·  IDXC Top 50  ·  QSL Gallery  ·  ITU  ·  HFCC
IDXC Shop  ·  Free Translation  ·  Regulation  ·  Download  ·  Web Awards  ·  Radio TV Links  ·  WAP Site


Dirgantara
Bulletin

Dirgantara Online
Vol 10 No 3 Mei-Jun 2000
Home
Dirgantara Online
  Indeks
Sapa Redaksi
Perforasi
DirgaNet
Aktif
DXperimen
Laporan Berita
Profil Stasiun
Review Top 50
Redaksi

Volume 10
  Perforasi

Rencana penerbitan perangko tahun 2000, seperti terbaca pada papan pengumuman di Gedung Filateli, Jalan Pos No.2, Jakarta 10710 :

05-06-2000 : Peduli Lingkungan (Ecophila)
29-06-2000 : Post - 21 (Post in the 21st Century)
01-07-2000 : Olimpiade XVII
13-08-2000 : Worldwide Fund for Nature (WWF)
15-08-2000 : Indonesia 2000 #5
17-08-2000 : Dwi Tunggal Pemimpin Republik Indonesia
24-10-2000 : Tahun Internasional PBB
28-10-2000 : Pakaian Adat
01-11-2000 : Seniman Indonesia

Apa sebab 27 September diperingati sebagai Hari Bakti Pos dan Telekomunikasi ? karena pada tanggal 27 September 1945 Angkatan Muda PTT melakukan perebutan Gedung Kantor Pusat Telegrap dan Telepon (PTT) dari tangan Jepang. Peristiwa heroik itu memicu gerakan patriotik di Bandung dan sekitarnya. (Swara Fila / SAS)

Jenis-jenis Prangko

1. Prangko Definitif (pada edisi 10 (1) kami menyebutnya sebagai perangko reguler) yaitu : jenis perangko yang penerbitannya hanya dimaksudkan untuk pelunasan biaya pengiriman surat dan dapat dicetak ulang. Contoh : prangko seri Ucapan Selamat.

2. Prangko Istimewa yaitu : jenis prangko yang diterbitkan untuk menarik perhatian masyarakat kepada hal-hal tertentu. Prangko ini dicetak dalam jumlah terbatas, dan tidak dapat dicetak ulang. Contoh : prangko dengan tema pelestarian satwa yang perlu dilindungi, seri Margasatwa.

3. Prangko Peringatan : jenis prangko yang diterbitkan untuk memperingati suatu peristiwa. Jumlah yang dicetak, masa jual, dan laku seperti perangko istimewa. Bahkan penerbitannya hanya diperbolehkan dalam kelipatan 25 tahun. Contoh : prangko seri 50 Tahun Penerbangan Indonesia.

4. Prangko Amal. Sesuai dengan namanya, pada jenis prangko tersebut ada harga tambahan yang dituliskan dengan angka lebih kecil di samping harga nominal prangko. Setelah terkumpul, jumlah harga tambahan tersebut akan diserahkan kepada badan-badan sosial yang terkait. Contoh : prangko seri Bencana Alam. (Kak Adit / Swara Fila / SAS)

Alamat-alamat Divisi Filateli Pos Indonesia

Alamat Divisi Filateli Pos Indonesia Pusat dan unit unitnya di daerah, selain yang sudah dimuat di Surat Anda edisi 10 (2) :

1. Pusat -- Jalan Cilaki No.73, Bandung 40115, Jawa Barat
Telp : (022) 4206847, 4208917, 4219742 -- Fax : (022) 4202086
E-mail : kdivfil@pos.wasantara.net.id

2. Medan -- Jalan Pos No.1, Medan 20111, Sumatra Utara
Telp : (061) 568940 -- Fax : (061) 515633
E-mail : 200fil@medan.wasantara.net.id

3. Jakarta -- Jalan Pos No.2, Jakarta 10710
Telp / Fax : (021) 3861787
E-mail : 100kfil@jakarta.wasantara.net.id

4. Denpasar -- Jalan Raya Puputan, Denpasar 80235, Bali
Telp : (0361) 2235566 -- Fax : (0361) 226584
E-mail : filateli@denpasar.wasantara.net.id

5. Bandung -- Jalan Asia-Afrika No.49, Bandung 40111, Jawa Barat
Telp (022) 4207081-82 -- Fax : (022) 440725
E-mail : divfil@bandung.wasantara.net.id

6. Semarang -- Jalan M.T. Haryono No.878, Semarang 50242, Jateng
Telp : (024) 311563-64 -- Fax : (024) 311563
E-mail : divfil@semarang.wasantara.net.id

7. Yogyakarta -- Jalan Senopati No.2, Yogyakarta 55121, DIY
Telp : (0274) 375890 -- Fax : (0274) 377322
E-mail : divfil@yogya.wasantara.net.id

8. Makassar -- Jalan Slamet Riyadi No.10, Makassar 90111, Sulsel
Telp : (0411) 323180 -- Fax : (0411) 324192
E-mail : 900undivfil@upandang.wasantara.net.id

Menanggapi tulisan di edisi 10 (1) tentang cara melepas prangko dengan menggunting dan merendamnya dalam air, saya punya kiat lain. Ide ini timbul karena persoalan dengan tempat di mana prangko yang akan saya lepas itu menempel. Kalau cuma amplop biasa, tak apalah digunting, tapi bagaimana kalau prangko itu menempel di sampul belakang Dirgantara ? Ide itu juga muncul sehubungan dengan cara merekat prangko, dengan menekannya pada busa atau spon basah. Jelasnya, eksperimen saya cukup berhasil.

Cari bahan yang mudah menyerap air, seperti karpet, spon tipis, atau kain. Potong bahan itu dengan ukuran lebih kecil dari prangko yang akan kita lepas. Misalnya, ukuran prangko 25x30 mm, maka ukuran bahan itu 24x29 mm, jadi selisihnya lebih-kurang 1-2 mm. Bahan itu kita basahi dengan air, lalu ditempelkan pada tengah tengah prangko. Secara kapiler, air sedikit demi sedikit akan meresap ke dalam prangko berikut lemnya. Apabila sudah cukup basah, apalagi kalau lemnya tidak "bandel", prangko itu akan mudah dilepas dari tempatnya. Langkah selanjutnya adalah mengeringkan prangko dan Dirgantara-nya. Silakan mencoba !! (Mujiantoro, IDXC 0201/INS)

 
Dirgantara Online - Vol 10 No 3 Mei-Jun 2000
About Us  ·  Tentang Kami  ·  Copyright 1998-2008 Indonesian DX Club  ·  Privacy Policy  ·  Contact Us  ·  Site Map
  IDXC Banner Space