Pro Anda
Kolom Pesawat Radio Anda (PRO ANDA) edisi kali ini berkaitan
dengan pertanyaan dari teman kita, LIYANTO, IDXC 0285/INS, di Banda Aceh
23123, yang mengirimkan surat dengan dua isi pokoknya sebagai berikut :
1. Saya ingin bertanya, All India Radio itu terletak pada
berapa meter band ? Hal ini saya tanyakan karena saya kurang paham membaca
frekuensinya, seperti yang dimuat di halaman tengah edisi 9 (6).
2. Saya usul, bagaimana kalau selain penulisan angka frekuensi suatu
stasiun radio disebutkan juga angka meter band-nya ?
Sebenarnya, ada rumus penghitungan atau pengonversian
angka frekuensi (kiloHertz / MegaHertz) ke meter band, atau sebaliknya, dari
meter band ke frekuensi. Pada akhir jawaban pun kami kutipkan sebagian
tabel jalur siaran radio pada frekuensi tinggi (high frequency broadcasting
bands) dari World Radio Television Handbook edisi 1999 untuk mempermudah
pemantauan Anda. Tapi sebelumnya, akan kami jelaskan bagaimana dan dari mana
asal angka-angka tersebut.
Dalam buku Antenna Handbook edisi 1988, Radio Canada
International antara lain menceritakan mengenai bagaimana perjalanan suatu
gelombang radio. Antena berfungsi sebagai penghubung yang memungkinkan
terjadinya radiasi (atau pemancaran) atau penerimaan energi. Suatu pemancar
radio mengubah energi listrik menjadi gelombang elektromagnetik (radio) pada
kecepatan cahaya, sekitar 300.000.000 meter per detik.
Antena penerima mengubah gelombang radio ini menjadi energi
listrik yang kemudian dibaca oleh sirkuit elektronik yang terdapat pada pesawat radio, dan
mengubahnya kembali menjadi suara. Istilah gelombang radio maupun frekuensi
dipakai secara timbal balik, untuk menunjukkan keberadaan energi radio pada
beberapa bagian dalam spektrum frekuensi radio. Keduanya merupakan satuan
penghitung yang berbeda, yang sangat erat kaitannya satu sama lain.
Walaupun semua gelombang radio melesat secepat cahaya,
mereka berbeda dalam hal panjangnya, dari bagian satu cm sampai ke ribuan
meter. Panjang suatu frekuensi gelombang pendek (SW) dinyatakan dalam satuan
meter. Frekuensi adalah jumlah gelombang radio per detik yang dipancarkan
oleh antena, dinyatakan dalam satuan Hertz (Heinrich Rudolf Hertz merupakan
seorang fisikawan berkebangsaan Jerman, yang menemukan gelombang elektro
magnetik pada tahun 1888).
Karena itu, seribu gelombang per detik dinyatakan sebagai
satu kiloHertz (kHz), dan satu juta gelombang per dettk adalah satu MegaHertz
(MHz). Hubungan di antara kecepatan gelombang radio, frekuensi, serta panjang
gelombangnya dinyatakan secara matematis dalam persamaan berikut :
Panjang Gelombang = Kecepatan : Frekwensi
Kecepatan cahaya merupakan bilangan tetap (300.000.000
meter / detik), sementara panjang gelombang dan frekuensi adalah
variabelnya. Sehingga apabila kita tahu salah satu nilainya, kitapun bisa
mengetahui nilai satunya lagi. Jadi, kalau kita hendak menentukan panjang
gelombang siaran All India Radio, yang mempunyai frekuensi 15050 kHz, maka
akan diperoleh hasil penghitungan sebagai berikut :
Panjang Gelombang = 300.000.000 / 15.050.000 = 19.93 meter
Maka, frekuensi 15050 kHz itu terletak pada 19 meter band.
Dalam tabel konversi berikut akan terlihat bahwa semakin bertambahnya
frekuensi akan semakin memperkecil panjang gelombangnya. Pencantuman angka
panjang gelombang (meter band) pada daftar SW Siaran Indonesia nantinya akan
membuat daftar tersebut ruwet, terlalu banyak angka. (SAS)
|
Meter band
|
MHz
|
kHz
|
|
120
|
2
|
2300 - 2495
|
|
90
|
3
|
3200 - 3400
|
|
75
|
4
|
3900 - 4000
|
|
60
|
5
|
4750 - 5060
|
|
49
|
6
|
5950 - 6200
|
|
41
|
7
|
7100 - 7300
|
|
31
|
9
|
9500 - 9775
|
|
25
|
11
|
11650 - 12050
|
|
22
|
13
|
13600 - 13800
|
|
19
|
15
|
15000 - 15600
|
|
16
|
17
|
17550 - 17900
|
|
13
|
21
|
21450 - 21850
|
|
11
|
25
|
25670 - 26100
|