Tell Friend  ·  Chat Room  ·  Bookmark Us  ·  Contact Us  ·  Site Map  ·  Free Email
advanced search
IDXC.ORG - Indonesian DX Club Website IDXC Free Email Service
Free Email Service
 @idxc.org
New user ? Sign up !
Radio Directory  ·  Indonesian DX Club  ·  Amateur Radio  ·  Citizen Band  ·  IBSI DX News  ·  Jembatan DX
CB Radio Directory  ·  Callsign Prefix  ·  Dirgantara  ·  DX Diploma  ·  IDXC Top 50  ·  QSL Gallery  ·  ITU  ·  HFCC
IDXC Shop  ·  Free Translation  ·  Regulation  ·  Download  ·  Web Awards  ·  Radio TV Links  ·  WAP Site


Dirgantara
Bulletin

Dirgantara Online
Vol 1 No 3 Jul-Agu 1991
Home
Dirgantara Online
  Indeks
Sapa Redaksi
• Laporan Berita
DX Ranesi
RJ - RN - CBC
Profil Stasiun
Amateur Radio
Antena
DX Mania
IDXC Ria
Televisi
TVRI - RCTI
Belanda-SCTV
MTV - Video
Telekomunikasi
SCJJ - Pasifik
Telepon-Surat
Help Me
Pengurus

Volume 1
  Televisi
MTV Tanda Tangani Kerjasama

Mulai bulan September 1991, seluruh masyarakat Indonesia, khususnya pemilik antena parabola, akan dapat menikmati program siaran Music Television, MTV, versi Asia, yang akan disiarkan oleh Star TV, Satellite Television Asia Regional, dari Hong Kong. Penyiaran program itu akan memanfaatkan Satelit AsiaSat 1. Penyiaran Star TV yang merupakan jaringan televisi internasional pertama di Asia tersebut akan menyuguhkan beberapa program yang sudah cukup terkenal di seluruh dunia.

Terutama dalam bidang musik rock, maupun hiburan musik pop untuk kalangan kawula muda. Demikian siaran pers dari Hutch Vision Group. Dengan ditanda tanganinya kerja sama antara Hutch Vision dan MTV Networks tersebut, maka sekitar 2,7 milyar pemirsa di 38 negara Asia akan dapat menikmati acara tersebut secara bebas, karena sebelumnya MTV hanya dapat ditonton secara terbatas, ungkap Levison.

Diharapkan kemampuan para ahli MTV dalam berkomunikasi dengan penggemarnya akan sangat bermanfaat dalam penyelenggaraan jaringan ini. Presiden Direktur MTV Network, Tom Freston mengatakan bahwa kerja sama tersebut akan membuka pasaran baru yang sangat luas bagi produk produk siaran MTV. Diakui pula, bahwa minat terhadap siaran MTV tersebut lebih banyak pada penyuguhan musik rock 'n roll yang demikian kuat.

Tadinya, siaran seperti itu sangat terbatas bagi kawula muda di Asia, tetapi sekarang mereka dapat menikmati melalui jaringan tersendiri, tegas Freston. Diperoleh keterangan, bahwa program siaran MTV berlangsung selama 24 jam penuh, dengan bahasa Inggris. Programnya sendiri tetap berorientasi pada selera kawula muda, dengan konsep MTV sebagai satu lembaga musik rock dan budaya pop internasional, dengan cakupan ke seluruh Indonesia.

Di samping itu, mulai September 1991, juga ditambah 3 program, masing masing siaran musik, olah raga, dan bahasa Mandarin. Siaran Star TV dapat diterima pemirsa melalui transponder N5 AsiaSat untuk kawasan pantulan utara, northern footprint. Sementara pemirsa di kawasan selatan dapat menangkap siaran melalui transponder S6.

Sedangkan yang telah memiliki antena jenis TVRO, Television Receive Only, atau jenis antena SMA TV harus mengarahkan pada sinyal utara gelombang 3880 Mg, maupun sinyal selatan pada gelombang 3940 Mg. (Kedaulatan Rakyat / IDXC / AS)

Pengusaha Palwa Video di Solo Khawatirkan Kehadiran TV Swasta

Hadirnya Televisi Pendidikan Indonesia, TPI, yang mengudara pada pagi hari belum merupakan saingan yang berarti bagi keberadaan penjualan dan persewaan (palwa) kaset video. Namun kehadiran stasiun televisi swasta menyajikan berbagai hiburan menarik bagi keluarga di rumah, sangat mungkin merupakan ancaman yang cukup meresahkan kalangan pengusaha palwa yang tergabung di dalam Gabungan Pengusaha Palwa Indonesia (Gapalwi).

"Di Solo pengaruh siaran TPI belum nampak, namun apabila kelak ada televisi swasta di Yogyakarta dan Semarang, kami yakin sejumlah palwa di Jawa Tengah akan gulung tikar," kata Doddy Sindhunata, Sekretaris Gapalwi Kodya Surakarta. Dikatakan, sekarang ini, Gapalwi Surakarta beranggotakan sekitar 23 buah palwa, namun rata rata usahanya belum berkembang. Kelesuan bisnis palwa ini lebih disebabkan oleh suasana dan keadaan dunia usaha yang sedang dilanda keprihatinan.

Masyarakat Surakarta sekarang ini juga bisa menikmati siaran dari Surya Citra Televisi, SCTV, dengan cara memasang suatu antena khusus yang banyak dijual di berbagai toko elektronika. Untuk seperangkat antena penangkap siaran SCTV harganya 150 ribu rupiah, antara lain terdiri dari booster seharga 55 ribu rupiah, antena sirip buatan Taiwan Rp 65 ribu. Sedang buatan lokal, Bandung, hanya 35 ribu rupiah.

Bagi warga yang menempati daerah yang letaknya tinggi di Solo, seperti penduduk Kampung Mojosongo, pemasangan antena hanya butuh dua lonjor pipa air ledeng, sekitar 12 meter. Sedang untuk di pusat kota Solo membutuhkan empat lonjor pipa ledeng. Pengaruh pahit siaran televisi swasta paling tidak dirasakan oleh Gapalwi Surabaya. Dengan hadirnya SCTV, yang menayangkan beraneka ragam hiburan, terutama sajian film film barat merupakan saingan berat bagi dunia palwa kaset video.

Di Surabaya, yang semula terdapat sekitar 140 palwa, sejak adanya SCTV sekarang ini, hanya tinggal sekitar 50 palwa. Dari jumlah yang tersisa, beberapa palwa itu di antaranya "hidup enggan, mati tak mau", menunggu kebangkrutan. Bisnis palwa video, ungkap seorang anggota Gapalwi lain, memang usaha yang memanfaatkan kemajuan teknologi elektronika, yang pada kemunculan awal sempat meresahkan pengusaha bioskop. Bahkan peredaran kaset video tanpa sensor itu dikhawatirkan dapat merusak moral dan tata nilai masyarakat.

Kini perkembangan dan kemajuan teknologi menghadirkan TV swasta, mau tidak mau masyarakat harus menerima kenyataan ini, kendati dirasa pahit bagi kalangan pengusaha palwa video. "Gapalwi tak perlu merintih sedih dengan munculnya televisi swasta. Ini kenyataan selaras dengan perkembangan zaman, yang diwarnai dengan kemajuan teknologi. Ya ... nanti kami membuka usaha lain, yang sesuai dengan selera masyarakat," katanya bernada pasrah. (Suara Merdeka / AS)

 
Dirgantara Online - Vol 1 No 3 Jul-Agu 1991
About Us  ·  Tentang Kami  ·  Copyright 1998-2008 Indonesian DX Club  ·  Privacy Policy  ·  Contact Us  ·  Site Map
  IDXC Banner Space