Indonesian DX Club
Indonesian DX Club !? Anda mungkin agak terkejut, paling
tidak ada tanda tanya di benak Anda. Apa-apaan nih !? Anda tidak perlu heran,
Indonesian DX Club adalah sebuah wadah bagi para penggemar siaran radio.
Klub ini tidak memancangkan diri pada dunia radio gelombang pendek saja,
tetapi juga di luar itu. Anda penggemar siaran radio swasta niaga, FM stereo,
bahkan Anda penggemar siaran televisi, juga dapat bergabung di Indonesian DX Club.
Sudah banyak klub pendengar radio yang muncul di Indonesia,
namun keberadaannya tak seimbang dengan jumlah pendengar yang senantiasa
bertambah dari tahun ke tahun. Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, perlu
jembatan untuk memenuhi kebutuhan komunikasi serta informasi. Khususnya di
dalam dunia DX. Maka, didirikanlah suatu wadah baru yang diberi nama,
Indonesian DX Club, oleh penggemar siaran radio di Indonesia, tepatnya di
Yogyakarta, pada tanggal 14 Februari 1991.
Indonesian DX Club didirikan bukanlah untuk tandingan klub-klub
yang sudah ada lebih dahulu. Melainkan hanya sekedar rekan, dan sekaligus sebagai
pemacu semangat dalam melangkah. Makanya, Indonesian DX Club tidak menutup
diri dari kerja sama dengan beberapa klub yang sudah muncul terlebih dahulu,
tangan selalu terbuka. Indonesian DX Club tidak berafiliasi pada stasiun
tertentu, semua sama. Tak peduli itu stasiun luar negeri maupun dalam
negeri, asal mereka mau diajak bekerja sama dengan Indonesian DX Club.
Indonesian DX Club terbuka bagi siapa saja yang berhasrat
bergabung, tak peduli mereka DXer atau bukan. Tapi, untuk memperoleh
pengakuan memang ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi. Dan, Indonesian
DX Club juga membuka diri untuk memberi masukan-masukan bagi yang memerlukan.
Sebagai sarana komunikasi diterbitkan buletin Dirgantara, seperti yang Anda
nikmati sekarang ini. Hal ini mengingat jarak tempat tinggal antara satu
dengan lainnya berjauhan, sedangkan yang namanya informasi selalu mengalir setiap saat.
Kalau Anda menikmati buletin ini menemui porsi yang lebih
banyak pada gelombang pendek, semata-mata karena memang kami berangkat dari
sana. Dasar kami memang dari penggemar siaran gelombang pendek, khususnya
dari stasiun radio luar negeri. Begitu pun kalau Anda menemui tulisan yang
menggunakan dwi bahasa.
Juga semata-mata karena latar belakangnya memang
begitu. Dan, kami pikir, tidak ada salahnya kalau beradaptasi dengan mereka.
Sebagai klub yang masih baru, tentu, masih sangat jauh dari sempurna. Maka,
kami tak akan malu-malu meminta saran, kritik, dari Anda semua.